Bagikan

Saat IHSG Jatuh 0,59% Pekan Ini, RLCO Pimpin Top Gainers dengan Lonjakan 141%

Poin Penting

RLCO melonjak 141,82% sepekan, sejak IPO harga telah melesat ke Rp 1.330
DPUM dan SSTM masing-masing naik 105,56% dan 81,95% dalam sepekan
IHSG tertekan saham big cap dan sektor energi, teknologi, serta konsumer primer

JAKARTA, investortrust.id – Sejumlah saham mencatatkan penguatan signifikan sepanjang sepekan ini, meskipun indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami pelemahan sebanyak 50,94 poin (0,59%) menjadi 8.609.

Kenaikan harga saham terjadi di berbagai sektor dengan lonjakan tertinggi dibukukan oleh saham PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO). Saham yang listing perdana pada 8 Desember ini telah melesat dari harga Rp 168 menjadi Rp 1.330. Sedangkan kenaikan pekan ini melesat dari Rp 550 menjadi Rp 1.330 atau melambung 141,82% dalam sepekan.

Baca Juga

Harimas Lepas 6,43% Saham IMPC Sepanjang 2025, Raup Dana Triliunan Rupiah

Posisi berikutnya ditempati saham DPUM yang naik lebih dari dua kali lipat. Harga DPUM meningkat dari 108 menjadi 222 atau naik 114 poin, setara 105,56% secara mingguan. Saham SSTM juga menunjukkan performa kuat setelah menguat dari 1.385 ke 2.520. Kenaikan 1.135 poin tersebut mencerminkan pertumbuhan harga sebesar 81,95% dalam sepekan.

Sementara itu, saham ESTA dan BBRM masing-masing naik 64,23% dan 62,39%, diikuti KDTN yang menguat 56,45% serta LEAD sebesar 55,42%.

Penguatan di atas 50% juga dicatatkan oleh saham NATO dan ALII yang masing-masing naik 54,90% dan 52,56%. Adapun saham PORT melengkapi daftar sepuluh besar top gainers setelah naik 475 poin atau 45,89% dari posisi pekan lalu.

Baca Juga

Gandeng Raksasa Konstruksi China, Mayapada Hospital Jaksel (SRAJ) Disiapkan Jadi RS Swasta Terbesar RI

Terkait pelemahan indeks pekan ini dipicu atas kejatuhan sejumlah saham-saham big cap, seperti, saham BYAN anjlok 7,54%, saham FILM melemah 19,55%, TLKM turun 3,94%, AMMN meloro 5,95%, dan BRMS melemah 8,13%. Penurunan juga melanda saham CUAN, BRPT, BREN, dan BUMI.

Penurunan juga dipicu atas pelemahan mayoritas sektor saham, seperti sektor energi anjlok 2,85%, teknologi 3,24%, konsumer primer 3,52%, material dasar 2,25%, property 1,53%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor keuangan, kesehatan, konsumer non primer, dan industry.

Grafik Top Gainer Weekly

Top gainer weekly
The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024