IHSG Sesi I Naik 0,13%, Tiga Saham Cetak ARA Dipimpin LABA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Kamis (6/11/2025), ditutup menguat 10,87 poin (0,13%) menjadi 8.329. Rentang pergerakan 8.289-8.362 dengan nilai transaksi Rp 10,45 triliun.
Kenaikan indeks ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi 1,39%, sektor konsumer primer 0,84%, sektor industry 0,74%, sektor propert 0,68%, dan sektor transportasi 1,36%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor konsumer non primer dan teknologi.
Baca Juga
Dekat dengan Hati Prabowo, Pemerintah Akan Genjot Sektor Ini Hadapi Ketidakpastian Global
Di tengah penguatan tersebut, sejumlah saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), seperti saham LABA naik 34,67% menjadi Rp 268, NIRO menguat 25% menjadi Rp 350, dan PJHB menguat 24,85% menjadi Rp 412. Kenaikan juga melanda saham DFAM sebanyak 32,88% menjadi Rp 97 dan NTBK menguat 29,03% menjadi Rp 200.
Kemarin, IHSG ditutup mendadak melesat hingga cetak rekor penutupan tertinggi baru (all time high/ATH) sebanyak 76,62 poin (0,93%) menjadi 8.318. Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 1,23 triliun.
Baca Juga
Kenaikan tersebut ditopang penguatan mayoritas sektor saham, seperti sektor teknologi menguat 3,31%, material dasar naik 2,51%, sektor infrastruktur 1,04%, sektor keuangan 1,07%, sektor konsumer primer 0,67%, dan sektor konsumer non primer 0,51%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor industry dan property.
Di tengah penguatan tersebut, sejumlah saham berikut catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham NTBK naik 34,78% menjadi Rp 155, SAFE menguat 34,78% menjadi Rp 248, COIN melesat 24,70% menjadi Rp 3.130, dan ELPI sebanyak 24,53% menjadi Rp 660. Kenaikan juga melanda saham BAPA sebanyak 31,34% menjadi Rp 92 dan TINS menguat 19,67% menjadi Rp 2.920.

