Tingkatkan Daya Tarik Investor Asing, OJK Bakal Lakukan Ini
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Sebagai upaya untuk meningkatkan daya tarik pasar modal Indonesia bagi para investor, termasuk investor asing, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memiliki beberapa strategi salah satunya pengembangan bursa derivatif.
Kepala Departemen Pengaturan dan Pengembangan Pasar Modal OJK Henry Rialdi mengungkapkan, hal ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi, likuiditas, serta daya saing pasar modal Indonesia di tingkat global.
“Terkait bursa derivatif, ini memang menjadi salah satu concern dari OJK. Waktu kami berdiskusi terkait dengan tadi kan disebut sebenarnya instrumen kan sudah ada,” ujarnya, dalam Seminar Economic Outlook 2025, yang digelar Investortrust, di Ritz Carlton Jakarta, Rabu (5/11/2025).
Baca Juga
Langkah tersebut, lanjut Henry, sejalan dengan mandat dari Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), yang salah satunya mengatur pengalihan beberapa instrumen dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) ke OJK.
Selain itu, OJK juga menyoroti pentingnya ketersediaan dana (availability of funds) bagi perekonomian nasional. Meski dana domestik terus tumbuh, namun peran dari investasi asing masih tetap krusial untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi hingga 8% sebagaimana yang ditargetkan Presiden Prabowo Subianto.
“Pasar modal ini memiliki potensi yang cukup besar. Kalau kita lihat source of financing dari traditional institutional yang sudah ada seperti perbankan, potensi pertumbuhannya itu masih lebih rendah dibandingkan dari pasar modal,” kata Henry.
Baca Juga
Oleh karena itu, kata dia, OJK berupaya meningkatkan likuiditas dan memperbesar pasar modal nasional, sekaligus memperbaiki kualitas emiten serta pelaku pasar. Penguatan infrastruktur digital juga menjadi bagian dari strategi tersebut.
“Kita akan menggunakan information technology yang digitalisasi dalam beberapa mekanisme framework dari pasar modal, termasuk integrasi data antara bursa dan data yang ada di OJK sendiri,” ucap Henry.

