GOTO: Pangkas Rugi Bersih 82% hingga Raih Laba Sebelum Pajak untuk Pertama Kalinya
JAKARTA, investortrust.id – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) berhasil melanjutkan pemangkasan rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi Rp 775,55 miliar hingga kuartal III-2025. Terjadi penurunan tajam 82% dari rugi bersih periode sama tahun lalu Rp 4,31 triliun. Bahkan, perseroan berhasil mencatat laba sebelum pajak yang disesuaikan untuk pertam kalinya sebesar Rp 62 miliar
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian yang dirilis Rabu (29/10/2025), penurunan rugi bersih ditopang kenaikan pendapatan bersih GOTO sebanyak 14% menjadi Rp 13,29 triliun dari sebelumnya Rp 11,66 triliun. Pertumbuhan tersebut turut didukung penurunan total biaya dan beban sebesar 1,42% menjadi Rp 13,51 triliun.
Baca Juga
GOTO Bentuk Yayasan GoTo Merah Putih untuk Perkuat Kesejahteraan Keluarga Mitra
Dari sisi efisiensi, beban pokok pendapatan turun 22,2% menjadi Rp 430,14 miliar, sementara beban keuangan menurun 2,2% menjadi Rp 361,32 miliar. GOTO juga membukukan keuntungan selisih kurs bersih sebesar Rp 103,28 miliar, berbalik positif dari posisi rugi tahun lalu. Selain itu, rugi penurunan nilai aset menyusut 71% menjadi Rp 3,05 miliar dan tidak ada lagi rugi penurunan nilai goodwill.
Di sisi lain, meski rugi penyesuaian nilai wajar instrumen keuangan meningkat, kerugian dari entitas asosiasi turun signifikan 85,6% menjadi Rp 353,71 miliar. Secara keseluruhan, pendapatan lain-lain berbalik positif dengan penghasilan bersih Rp 45,24 miliar, dibanding rugi Rp141,71 miliar pada kuartal III-2024.
Direktur Utama GOTO Patrick Walujo mengatakan, pencapaian tersebut menunjukkan kemajuan nyata dalam memperkuat profitabilitas perusahaan. “Pada kuartal ketiga, kami mencatatkan tonggak sejarah baru dengan mencapai laba sebelum pajak yang disesuaikan sebesar Rp 62 miliar untuk pertama kalinya. Melalui momentum ini, kami menaikkan panduan EBITDA Grup yang disesuaikan setahun penuh menjadi Rp 1,8 triliun hingga Rp 1,9 triliun. Peningkatan ini menegaskan keyakinan kami terhadap kemampuan menciptakan pertumbuhan berkelanjutan dan nilai jangka panjang bagi semua pemangku kepentingan,” ujarnya.
Baca Juga
Patrick menegaskan, fokus GoTo tetap pada pemberian solusi yang efisien, menyenangkan, dan hemat biaya bagi konsumen, sembari meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi dan pedagang.
Sementara itu, Direktur Keuangan GOTO Simon Ho menambahkan bahwa kinerja kuartal III-2025 mencerminkan disiplin keuangan yang kuat di seluruh lini bisnis. “Kami mencatat rekor EBITDA Grup yang disesuaikan serta arus kas bebas positif, didukung pertumbuhan pendapatan dan pengelolaan biaya yang disiplin. Melalui eksekusi yang tepat dan investasi terarah, kami mampu melayani lebih banyak pengguna dengan efisiensi lebih baik, sekaligus memperkuat profitabilitas dan fondasi keuangan jangka panjang,” ungkap Simon.

