IHSG Berpotensi Rebound, Empat Saham Dipimpin MBMA Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (28/10/2025), berpotensi rebound dengan rentang pergerakan 8.088-8.200. Empat saham MAPA, UNTR, MBMA, dan BBYB direkomendasikan beli.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa kejatuhan dalam indeks kemarin dipicu dipicu oleh aksi jual pada saham-saham konglomerasi menyusul rencana penyesuaian bobot free float MSCI. Sementara itu, investor asing justru mencatatkan net buy saham kemarin sebagai pertanda minat akumulasi di tengah tekanan.
Baca Juga
Bank Mandiri Klaim Fundamental Solid, Optimistis Jaga ROE 20%
Secara teknikal, IHSG berpotensi rebound setelah berhasil menutup gap di area 8100, dengan resistance psikologis berikutnya di kisaran 8200. Selain isu penyesuaian free float, pasar juga akan fokus pada keputusan suku bunga The Fed dan rilis kinerja emiten kuartal III-2025 sebagai katalis berikutnya.
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi lompatan bursa saham Wall Street semalam, yaitu Dow Jones naik 0,71%. Begitu juga dengan indeks S&P500 melesat 1,23% dan Nasdaq menguat 1,86%.
Beberapa saham yang layak dilirik hari ini adalah MAPA dengan target harga Rp 685-710, UNTR dengan target harga Rp 28.575-29.125, MBMA dengan target harga Rp 660-705, dan BBYB dengan target harga Rp 424-476.
Kemarin, IHSG ditutup anjlok154 poin (1,87%) menjadi 8.117, bahkan intraday sempat ke level 7.959. Investor asing makin agresif borong saham dengan net buy senilai Rp 1,19 triliun didominasi TBIG Rp 748,84 miliar, BBCA Rp 352,04 miliar, dan BRPT Rp 147,11 miliar.
Baca Juga
IHSG Terkoreksi Tajam, Sentimen Perubahan Free Float MSCI Tekan Saham Konglomerasi
Tekanan indeks kemarin dipicu atas penurunan seluruh sektor saham, tertinggi sektor industry 3,46%, sektor property 3,48%, sektor konsumer primer 2,03%. Sektor saham keuangan, teknologi, infrastruktur, transportasi turun lebih dari 1%.
Saat IHSG anjlok sejumlah saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), seperti saham BRRC naik 34,82% menjadi Rp 151, REAL melambung 34,78% menjadi Rp 93, MICE naik 25% menjadi Rp 650, SSTM naik 25% menjadi Rp 560, dan SKRN naik 24,69% menjadi Rp 1.010.
Meski tak ARA, lompatan juga melanda saham KDTN sebanyak 28,57% menjadi Rp 147, BABY naik 23,38% menjadi Rp 496, MPXL menguat 22,86% menjadi Rp 256, PPRE naik 21,05% menjadi Rp 138, PURI naik 20,78% menjadi Rp 372, dan GPSO naik 20,71% menjadi Rp 845.

