IHSG Berpotensi Menguat Terbatas, Empat Saham Dipimpin BREN dan CUAN Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/7/2025), diprediksi bergerak dalam rentang support 7.166-7.240 dan resistance 7.382-7.441 dengan kecenderung menguat terbatas. Sedangkan saham TKIM, ICBP, CUAN, dan BREN layak dilirik.
MNC Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa posisi IHSG saat ini sedang berada di akhir wave (iii) dari wave [c], sehingga penguatannya akan relatif terbatas dan rawan koreksi ke rentang area 7,186-7,319. Meski demikian sejumlah saham tetap layak dicermati dengan potensi penguatan.
Baca Juga
Kunjungi Jokowi, Prabowo Cerita Keberhasilannya Tuntaskan I-EU CEPA
MNC merekomendasikan buy on weakness saham BREN dengan target harga Rp 8.775-9.275, saham CUAN dengan target harga Rp 1.735-1.895, ICBP buy on weakness dengan target harga Rp 10.625-11.025, dan TKIM direkomendasikan buy on weakness dengan target harga Rp 5.750-6.000.
Sepanjang pekan lalu, IHSG mencatatkan penguatan beruntun dalam sepekan mencapai 3,75% menjadi 7.311, bahkan sempat menyentuh tertinggi baru tahun ini level 7.401. Penguatan indeks juga mencetak rekor dengan kenaikan setiap hari secara beruntun dalam dua pekan terakhir.
Saham yang menjadi penopang utama penguatan indeks tersebut adalah PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) dipicu lompatan harga sebanyak 143,75% menjadi Rp 975, PT DCI Indonesia Tbk (DCII) melesat 61,72% menjadi Rp 245.000, dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) sebanyak 31,15% menjadi Rp 8.000.
Baca Juga
Mendominasi! Prajogo Pangestu Kuasai 18,69% Market Cap BEI, Ini Emiten Terbesarnya
Penguatan indeks juga didukung dengan peningkatan rata-rata transaksi harian dalam sepekan atau 14-18 Juli 2025 sekitar 49,98% dari Rp 16,62 triliun menjadi Rp 11,08 triliun. Kemudian peningkatan juga terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian sepekan, yaitu sebesar 47,22%, menjadi 1,69 juta kali transaksi dari 1,14 juta kali transaksi pada pekan lalu.
BEI juga mencatakan peningkatan rata-rata volume transaksi harian BEI pekan ini mencapai 28,16% menjadi 25,75 miliar saham dari 20,09 miliar saham pada pekan sebelumnya. Begitu juga dengan kapitalisasi pasar (market cap) BEI mengalami peningkatan sebesar 5,44% menjadi Rp 13.079 triliun dari Rp 12.404 triliun pada sepekan sebelumnya.
Sedangkan pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 1,63 triliun pekan ini, dibandingkan net sell pekan sebelumnya Rp 1,87 triliun. Hal ini menjadikan total penjualan bersih (net sell) saham di BEI telah mencapai Rp 59,90 triliun sepanjang year to date (ytd).

