IHSG Berpeluang Lanjutkan Rebound, Tiga Saham Dipimpin MBMA Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (24/2/2026), berpeluang lanjutkan penguatan menuju resistance 8.400-8.500. Penguatan didukung ekspektasi berlanjutnya aksi beli investor asing. Tiga saham pilihan yang direkomendasikan beli adalah MBMA, BIPI, dan SOCI.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa pergerakan indeks didukung sentiment positif pembatalan kebijakan tarif Trump oleh Makamah Agung AS. Laju indeks juga datang dari progres proposal reformasi pasar oleh BEI dan OJK yang mendapat respons konstruktif dari MSCI dan FTSE. Selain itu, data Money Supply (M2) Indonesia tumbuh 10% YoY pada Januari 2026, dibandingkan pertumbuhan Desember 2025 hanya 9,6%.
Baca Juga
BEI Dorong Pengembang Properti Kelas Menengah untuk Melantai di Bursa
Secara teknikal, BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan, IHSG masih menunjukkan peluang melanjutkan penguatan menuju area resistance psikologis 8.400–8.500. Potensi ini didukung oleh kembalinya arus akumulasi investor asing serta penguatan harga komoditas yang turut mendorong saham-saham berbasis korelasi komoditas.
Laju indeks juga akan dipengaruhi pergerakan bursa saham dunia, seperti Dow Jones melemah 1,66%. Pelemahan juga melanda indeks S&P500 sebanyak 1,04% dan Nasdaq anjlok sebanyak 1,13%.
Adapun tiga saham pilihan yang direkomendasikan beli hari ini, yaitu saham MBMA dengan target harga Rp 945-1.035, BIPI dengan target harga Rp 290-316, dan SOCI dengan target harga Rp 800-920.
Baca Juga
Prabowo Saksikan Kemitraan Danantara dan Arm, Percepat Lompatan Industri Semikonduktor
Kemarin, IHSG ditutup melesat sebanyak 124,31 poin (1,50%) menjadi 8.396,08 didukung dengan net buy saham oleh investor asing senilai Rp 1,14 triliun. Net buy terbanya disumbangkan saham BBRI senilai Rp 393,52 miliar, BMRI mencapai Rp 330,61 miliar, dan SUPA sebanyak Rp 139,58 miliar.
Lompatan IHSG ini didukung kenaikan sejumlah saham big cap, seperti saham EMAS meleseat 6,33% menjadi Rp 8.400, TPIA naik 6,32% menjadi Rp 7.150, BMRI menguat 2,93% menjadi Rp 5.275, BBRI naik 1,56% menjadi Rp 3.900, dan RATU menguat 4,32% menjadi Rp 7.850.
Adapun saham dengan kenaikan harga paling pesat, yaitu tiga saham catatkan auto reject atas (ARA), seperti saham DIVA naik 34,72% menjadi Rp 194, MEGA naik 24,77% menjadi Rp 4.130, dan PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) naik 24,55% menjadi Rp 1.065. Meski tak ARA, saham YELO meleseat 27% menjadi Rp 127, PADI naik 22,96% menjadi Rp 166, dan BIPI naik 20,18% menjadi Rp 166.

