NET Siap Akuisisi PADA, Saham Melonjak 742,86% dalam 3 Bulan
JAKARTA, investortrust.id – PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) resmi menandatangani indicative term sheet dengan Koperasi Pegawai PT Indosat Tbk (Kopindosat) terkait rencana pengalihan mayoritas saham PT Personel Alih Daya Tbk (PADA).
Penandatanganan tersebut menandai langkah awal proses akuisisi strategis untuk memperluas sinergi bisnis INET di layanan infrastruktur digital, manajemen SDM, serta operasional berbasis teknologi.
Baca Juga
Sinergi Inti Raih Kontrak Penjualan Bandwith ke Surge Selama 10 Tahun
Masuknya PADA ke dalam ekosistem bisnis INET dinilai akan memperkuat kemampuan perusahaan dalam mempercepat pengembangan jaringan fiber optik, peningkatan layanan operasional, dan inovasi solusi pelanggan.
Personel Alih (PADA) merupakan salah satu perusahaan outsourcing terbesar di Indonesia, dengan lebih dari 36.000 tenaga kerja profesional dan jaringan operasional di 25 kota besar. Persada menyediakan layanan teknikal telekomunikasi, call center, office service, keamanan, human capital management, hingga layanan kurir dan distribusi operasional.
Persada melayani lebih dari 350 klien korporasi dan BUMN, termasuk Bank Indonesia, BSI, Indosat Ooredoo, PGN, PLN, Pertamina, BCA, BRI, Telkom Group, Gojek, Astra Group, Huawei Indonesia, hingga Shopee Express dan SiCepat.
Baca Juga
Sinergi Inti Andalan (INET) Ungkap Dua Proyek Ini bisa Dongkrak Berlipat-lipat Pendapatan ke Depan
“Kami menyambut baik langkah strategis ini. Dengan dukungan infrastruktur dan ekosistem digital milik INET, PADA akan mempercepat transformasi menuju layanan human-tech yang efisien dan bernilai tambah bagi klien,” ujar Direktur Utama PADA, Cahyanul Uswah, Senin (27/10/2025).
Berdasarkan data RTI, harga saham PADA telah melonjak 742,86% dalam tiga bulan terakhir, dari Rp 14 menjadi Rp 118 per saham. Kendati demikian, Bursa Efek Indonesia (BEI) masih menempatkan saham PADA dalam daftar pemantauan khusus.

