Usai Umumkan Kenaikan Kinerja, Dharma Polimetal (DRMA) akan Akuisisi Perusaahan Komponen Ini
JAKARTA, investortrust.id – PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) berencana mengakuisisi PT Mah Sing Indonesia. Aksi ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan serta penambahan portofolio produk, khususnya pada komponen plastik untuk kendaraan roda empat (4W).
Secara bersamaan DMRA merilis laporan kinerja keuangan hingga kuartal III-2025 dengan torehan kenaikan laba bersih periode berjalan dari Rp 420,98 miliar menjadi Rp 428,10 miliar. Kenaikan tersebut sejalan dengan peningkatan pendapatan dari Rp 4,02 triliun menjadi Rp 4,39 triliun.
Baca Juga
IHSG Mendadak Anjlok 2,24% Terseret Kejatuhan Saham Big Cap Ini
Manajemen dalam pengumuman resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (27/10/2025), menyebutkan bahwa DRMA tengah melakukan finalisasi dokumentasi dan proses legal akuisisi Mah Sing Indonesia. Langkah ini dilakukan dalam rangka pengembangan dan ekspansi kegiatan usaha Perseroan, termasuk peningkatan pendapatan serta penambahan portofolio produk, khususnya pada komponen plastik untuk kendaraan roda empat (4W).
“Perseroan menegaskan bahwa syarat dan ketentuan dalam dokumentasi akuisisi masih dalam tahap negosiasi dan pendalaman oleh Direksi. Proses tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kepentingan Perseroan dan seluruh pemangku kepentingan,” tulis pengumuman tersebut.
Baca Juga
Manajemen DRMA menambahkan bahwa nilai transaksi yang diusulkan berada di bawah ambang batas transaksi material sebagaimana diatur dalam POJK No. 17/POJK.04/2020, yaitu kurang dari 20% dari ekuitas perseroan. Dharma Polimetal (DRMA) menyatakan komitmennya untuk mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Terkait kinerja keuangan hingga September 2025, laba usaha perseroan menguat dari Rp 548,49 miliar menjadi Rp 558,04 miliar. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik dari Rp 412,07 miliar menjadi Rp 419,87 miliar. Laba bersih per saham juga naik dari Rp 88 menjadi Rp 89 per saham.

