Pasar Saham Menggeliat, Kinerja Reksa Dana Indeks BRI-MI Terbang
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Kinerja reksa dana indeks kelolaan BRI Manajemen Investasi (BRI MI) mencatat lonjakan signifikan di tengah reli saham pada Selasa (21/10/2025). Salah satu Produk unggulan BRI MI, BRI MSCI Indonesia ESG Screened Kelas A mencatat kenaikan hampir 3,98 % dalam satu hari perdagangan, menjadikannya salah satu reksa dana indeks dengan imbal hasil harian tertinggi pada pekan ini.
Kenaikan ini didorong oleh reli saham-saham papan atas yang menjadi komponen utama portofolio, seperti Telkom Indonesia (TLKM) yang melonjak 11,56 %, Bank Central Asia (BBCA) naik 7,62 %, dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) yang menguat 2,17 %. Penguatan saham-saham unggulan tersebut menjadi motor utama di balik peningkatan kinerja produk berbasis indeks kelolaan BRI MI.
“Momentum penguatan saham big cap menegaskan bahwa strategi pengelolaan berbasis indeks tetap relevan dan tangguh, terutama bagi investor yang menginginkan eksposur pada emiten berfundamental kuat,” ujar Herman Tjahjadi, Chief Investment Officer BRI MI, Rabu (22/10/2025).
Baca Juga
Kepercayaan Investor Dorong BSLD BRI MI Tembus AUM Rp 1 Triliun
Produk Reksa Dana BRI MSCI Indonesia ESG Screened berfokus pada saham-saham dengan kapitalisasi besar yang memenuhi kriteria Environmental, Social, and Governance (ESG) sesuai metodologi berstandar global MSCI. Portofolionya mencakup nama-nama unggulan seperti BBCA, BBNI, BBRI, BMRI, TLKM, serta sejumlah saham di sektor mineral, industri, dan konsumsi seperti AMMN, AMRT, dan TPIA, menjadikannya produk yang dapat menyelaraskan antara profitabilitas dan prinsip keberlanjutan.
Menurut Herman, strategi investasi indeks dengan pendekatan ESG screening menghadirkan kombinasi ideal antara kinerja finansial yang solid dan komitmen terhadap praktik bisnis berkelanjutan.
“Rebound saham big cap menunjukkan kepercayaan investor terhadap fundamental ekonomi Indonesia yang membaik, dengan semakin selarasnya kebijakan all out pro-growth dari Bank Indonesai dan Kementerian Keuangan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi mencapai 5.5%-6% dalam waktu 1 tahun ke depan. Kami berkomitmen menjaga portofolio yang adaptif, berintegritas, dan selaras dengan prinsip ESG,” tambahnya.
Adapun bagi investor, lonjakan hampir 4 % ini menjadi bukti nyata bahwa produk indeks mampu menjadi instrumen efisien dalam menangkap momentum pasar yang dinamis. Dalam beberapa bulan terakhir, reksa dana indeks berbasis ESG kelolaan BRI MI semakin mencuri perhatian investor ritel, seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya investasi yang tidak hanya menguntungkan tetapi juga berkelanjutan. Di tengah fluktuasi pasar yang tinggi, strategi berbasis indeks terbukti memberikan kombinasi ideal antara diversifikasi yang kuat, transparansi portofolio, dan potensi pertumbuhan jangka panjang.
Melihat momentum positif tersebut, BRI MI berkomitmen memperkuat inovasi produk dan memperluas literasi investasi berkelanjutan kepada masyarakat.
“Kami ingin setiap investor merasakan keyakinan bahwa berinvestasi secara optimal dan berkelanjutan adalah langkah nyata menuju nilai jangka panjang yang konsisten,” tutup Herman.

