IHSG Berpeluang ATH Baru, Tiga Saham Dipimpin JMSR Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (22/10/2025), berpeluang lanjutkan penguata menuju level tertinggi sepanjang masa 8.270. Tiga saham ini, JSMR, HMSP, dan MEDC direkomendasikan beli.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, indeks berpotensi melanjutkan reli menuju kisaran 8.270, bahkan berpeluang menembus kembali level tertinggi sepanjang masa (all-time high). Pergerakan ini didorong oleh ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga Bank Indonesia sebesar 25 basis poin ke level sekitar 4,5%.
Baca Juga
Menkeu Proyeksikan Pertumbuhan Konsumsi Kuartal IV-2025 Tembus 5,5%
Laju IHSG juga akan dipengaruhi berlanjutnya penguatan indeks utama bursa global, seperto Dow Jones menguat 0,47%. Begitu juga dengan indeks S&P500 naik tipis. Sebaliknya Nasdaq melemah. Penguatan juga melanda sejumlah indeks utama Eropa.
Di tengah peluang penguatan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham JSMR dengan target harga Rp 4.040-4.250, HMSP dengan target harga Rp 780-880, dan MEDC dengan target harga Rp 1.470-1.555.
Kemarin, IHSG ditutup melesat sebanyak 149,1 poin (1,84%) menjadi 8.238 dengan investor asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 1,34 triliun, terbanyak disumbangkan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 1,30 triliun dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 238,64 miliar.
Baca Juga
Dow Jones Cetak Rekor Berkat Kinerja Cemerlang Coca-Cola dan 3M, Nasdaq Tertekan Saham Teknologi
Kenaikan ditopang penguatan saham sektor infrastruktur 3,46%, sektor property 3,51%, sektor transportasi 3,82%, sektor energi 1,49%, sektor konsumer primer 1,23%, sektor keuangan 0,83%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor teknologi dan konsumer non primer.
Sejalan dengan lompatan IHSG tersebut, sejumlah saham ini cetak kenaikan pesat hingga auto reject atas (ARA), seperti NIRO menguat 34,71% menjadi Rp 163, INDX menguat 34,18% menjadi Rp 212, BULL melesat sebanyak 34,01% menjadi Rp 264, BESS menguat 25% menjadi Rp 1.675, MORA naik 25% menjadi Rp 1.350, dan SSTM naik 25% menjadi Rp 440.
ARA juga melanda saham WAPO naik 24,79% menjadi Rp 292, FITT naik 24,55% menjadi Rp 1.040, AKSI naik 24,50% menjadi Rp 376, BABY naik 24,42% menjadi Rp 535, COCO naik 24,39% menjadi Rp 306, dan RISE naik 19,67% menjadi Rp 7.300. Meski tak ARA, saham ini cetak kenaikan harga pesat FUTR naik 22,88% menjadi Rp 725 dan PGLI naik 20,32% menjadi Rp 450.

