EDENA Token Resmi Tercatat di Indodax, Dorong Transformasi Ekonomi Digital Indonesia
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — PT Edena Capital Nusantara resmi meluncurkan Token EDENA di Indodax, platform aset kripto di Indonesia. Peluncuran ini menandai langkah penting dalam transformasi keuangan digital nasional sekaligus mendukung visi Indonesia Emas 2045.
CEO Edena Capital Nusantara Wook Lee menjelaskan bahwa EDENA Token hadir untuk menghubungkan dunia keuangan global dengan aset nyata di Indonesia melalui teknologi blockchain konsorsium.
“EDENA bukan sekadar kripto, tapi jembatan antara modal global dan ekonomi riil Indonesia,” ujar Wook Lee dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (15/10/2025).
“Kami ingin membuka akses investasi yang transparan dan inklusif, mendukung UMKM, menciptakan lapangan kerja baru, serta menjadikan Indonesia pusat keuangan digital ASEAN," tambahnya.
EDENA menargetkan pembukaan investasi mulai dari Rp 100 ribu, menciptakan 100 ribu lapangan kerja baru, dan menurunkan biaya pendanaan UMKM hingga 50 persen.
Foto: Investortrust/Elsid Arendra
Sementara itu, Vice President Indodax Antony Kusuma menyampaikan keyakinannya terhadap potensi EDENA Token di pasar kripto Indonesia yang terus berkembang.
“Kami percaya EDENA Token dapat sukses di Indonesia karena memiliki utilitas nyata dan didukung oleh ekosistem yang kuat. Indodax berkomitmen mendukung proyek aset digital yang kredibel, aman, dan sesuai regulasi," katanya.
Baca Juga
DPR Sebut Isu Tokenisasi Aset Lebih Menarik Daripada Menjadikan Kripto Sebagai Alat Pembayaran
Hingga saat ini, Indodax telah mencatat 450 token yang terdaftar di platformnya, dengan sebagian besar merupakan aset global, sementara token lokal masih terbilang sedikit.
Antony menjelaskan bahwa pihaknya membuka peluang besar bagi proyek token lokal untuk berkembang dan masuk dalam ekosistem kripto nasional. Namun, menurutnya, masih dibutuhkan dukungan bersama agar token buatan dalam negeri bisa bersaing secara optimal.
“Tren token lokal sekarang itu mereka mulai coba masuk ekosistem. Cuma perlu ada dorongan bersama, terutama dalam hal promosi dan pemanfaatan fungsinya. Sayangnya, hal-hal seperti ini masih jarang dibahas,” ujar ia.
“Token yang terdaftar di Indodax sudah melalui proses seleksi berlapis, jadi bukan soal banyaknya token, tapi soal kualitas dan keamanan bagi anggota kami,” jelasnya.
Lebih lanjut, Antony mengungkapkan bahwa jumlah anggota Indodax saat ini telah mencapai hampir 9,3 juta, naik signifikan dari 7 juta pengguna pada tahun lalu. Peningkatan ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap aset digital. Dengan pertumbuhan jumlah pengguna dan komitmen menjaga keamanan perdagangan aset digital, Indodax optimistis ekosistem kripto nasional akan semakin inklusif dan kompetitif, termasuk bagi pengembang token lokal di masa mendatang.
Baca Juga
BRI Luncurkan Kartu Debit Co-Branding BRI X Indodax, Perkuat Inklusi Keuangan Digital di Indonesia
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah pengguna aset kripto di Indonesia terus meningkat. Per Agustus 2025, jumlah konsumen pedagang aset kripto mencapai 18,08 juta orang, naik 9,57 persen dibandingkan Juli 2025 yang tercatat sebanyak 16,50 juta konsumen. Dari sisi transaksi, nilai perdagangan aset kripto pada September 2025 tercatat sebesar Rp 38,64 triliun. Adapun secara kumulatif nilai transaksi aset kripto sepanjang 2025 (year to date) mencapai Rp 360,30 triliun. Hingga September 2025 terdapat 1.416 aset kripto yang dapat diperdagangkan di Indonesia.
Sebelumnya, PT Edena Capital Nusantara juga mengumumkan kerja sama strategis dengan Kementerian Investasi untuk memfasilitasi investasi asing langsung senilai US$ 10 miliar pada tahun 2026, dan meningkat menjadi US$ 50 miliar pada tahun 2027, sebagai bagian dari dukungan terhadap Visi Indonesia Emas 2045.
Pertemuan tersebut berlangsung di kantor pusat Kementerian Investasi di Jakarta, dihadiri oleh Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu, CEO Edena Capital Nusantara Wook Lee, Direktur Yayang Ruzaldy, serta Komisaris Rendy Ronaldy Bimantara dan Rob Clinton Kardinal.
“Platform Aset Keuangan Digital EDENA menjadi katalis penting dalam transformasi ekonomi Indonesia,” ujar Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu.

