Net Sell Berlanjut Rp 1,39 Triliun, Asing Obral Saham BBRI hingga WIFI
JAKARTA, investortrust.id— Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,39 triliun, seiring dengan penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (15/10/2025), sebanyak 15,34 poin (0,19%) menjadi 8.051 dengan nilai transaksi Rp 27,20 triliun.
Net sell terbanyak melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 542,92 miliar, PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) Rp 446,72 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 200,76 miliar, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) Rp 138,01 miliar, dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 116,79 miliar.
Baca Juga
Purbaya Percepat Pemanfaatan Lahan Eks BLBI di Lippo Karawaci (LPKR) untuk 3 Juta Rumah
Sebaliknya pembelian bersih (net buy) melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) Rp 86,60 miliar, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 73,90 miliar, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) Rp 70,67 miliar, PT Indofood CBK Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp 57,28 miliar, dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Rp 52,82 miliar.
Terkait penurunan indeks hari ini dipicu atas pelemahan mayoritas sektor saham, seperti sektor teknologi 3,65%, sektor transportasi 2,82%, sektor energi 0,65%, sektor material dasar 0,43%, sektor industry 0,71%, dan sektor konsumer primer 0,30%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor infrastruktur, sektor keuangan, dan sektor konsumer non primer.
Meski IHSG melemah, sejumlah saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), seperti KICI naik 34,69% menjadi Rp 198 dan MBTO naik 34,67% menjadi Rp 268. ARA juga melanda saham CBRE naik 24,88% menjadi Rp 1.330, SOHO naik 24,63% menjadi Rp 1.265, dan PUDP naik 24,41% menjadi Rp 525.
IHSG bergerak fluktuatif sepanjang perdagangan hari ini yang ditunjukkan dengan pembukaan rebound lebih dari 50 poin, namun sejam perdagangan mendadak anjlok lebih dari 120 poin. Penurunan dipicu atas kejatuhan saham-saham konglomerasi, seperti Prajogo Pangestu, Haji Isam, Lippo Group, dan emiten Happy Hapsoro. Hanya saja memasuki penutupan, sejumlah saham Prajogo dan Happy Hapsoron berbalik ke zona hijau.
Baca Juga
AUM Tembus Rp 3 Triliun, BMoney (BUKA) Ekspansi Layanan ke Bandung
Kemarin, IHSG anjlok sebanyak sebanyak 160,68 poin (1,95%) menjadi 8.060 diikuti penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,36 triliun oleh investor asing. Net sell terbanyak melanda saham BBRI Rp 424,12 miliar, BBCA Rp 305,42 miliar, dan CDIA Rp 259,44 miliar.
Kejatuhan tersebut dipicu atas penurunan saham-saham konglomerasi yang selama ini menjadi motor pergerakan indeks, seperti saham emiten Prajogo Pangestu, saham emiten Haji Isam, saham emiten Happy Hapsoro, dan saham perbankan. Penurunan juga dipicu kejatuhan saham sektor energi 3,34%, sektor keuangan 2,90%, sektor material dasar 2,14%, sektor teknologi 208%, sektor infrastruktur 2,53%, dan sektor transportasi 3,99%.
aik 20% menjadi Rp 30.450.

