Saham FILM dan UANG Jadi Top Losers Mingguan, Meski IHSG Cetak Rekor Pekan Ini
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan pelemahan pada sejumlah emiten dalam sepekan terakhir. Berdasarkan data Top Losers Weekly, PT MD Pictures Tbk (FILM) menjadi saham dengan penurun terbesar mencapai 30%, dari Rp 6.100 menjadi Rp 4.270 per saham dalam sepekan.
Di posisi kedua, saham PT Pakuan Tbk (UANG) melemah 29,79% ke Rp 4.160 dari sebelumnya Rp 5.925, disusul PT Lionmesh Prima Tbk (LION) yang turun 28,24% menjadi Rp 488. Ketiganya mencerminkan tekanan jual signifikan setelah terjadi kenaikan harga saham yang cukup tinggi dalam beberapa pekan sebelumnya.
Baca Juga
NTBK Jadi Top Gainer Mingguan, Saham Emiten Kecil Mendominasi Kenaikan
Saham lain yang turut masuk daftar top losers pekan ini antara lain PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) dengan penurunan 21,76%, PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP) melemah 17,81%, serta PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS) terkoreksi 17,48%. Penurunan juga terjadi pada PT Sumber Masanda Jaya Tbk (STRK) sebesar 16,51%, PT Chemstar Indonesia Tbk (CHEM) turun 14,91%, PT Shield On Service Tbk (SOSS) melemah 14,80%, dan PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) dengan koreksi 14,74%.
Kinerja tersebut berbanding terbalik dengan empat saham berikut catatkan kenaikan mengesankan lebih dari 100% dalam perdagangan saham sepekan terakhir, yaitu saham PT Nusatama Berkah Tbk (NTBK) menjadi top gainer dengan kenaikan 146,67% menjadi Rp 148 per saham. Saham PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) naik 135,51% menjadi Rp 252, PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) naik 120,41% ke Rp 362, dan saham PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) naik 104,95% menjadi Rp 910.
Penurunan 10 saham tersebut berbanding terbalik dengan kenaikan pesat harga saham tersebut sejalan dengan penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebanyak 139,55 poin (1,72%) ke level tertinggi baru sepanjang masa (all time high/ATH) 8.257,85 dalam sepekan ini. Kenaikan tersebut ditopang penguatan mayoritas sektor saham.
Bahkan, IHSG berhasil catatkan level ATH dua hari beruntun pekan ini, yaitu Kamis dan Jumat. Sejalan dengan kenaikan IHSG, kapitalisasi pasar (market cap) BEI menguat ke level tertinggi baru menjadi Rp 15.560 triliun. Rata-rata nilai transakasi juga meningkat menjadi Rp 29,14 triliun pekan ini, dibandingkan pekan sebelumnya senilai Rp 25,02 triliun.
Baca Juga
Penjualan Mobil Astra (ASII) Rebound 9,7% di September, Saham ASII Layak Dipertahankan Beli
Kenaikan indeks pekan ini ditopang penguatan sebanyak 386 saham yang didominasi kapitalisasi pasar (market cap) besar. Sisanya sebanyak 403 saham mengalami penurunan dan sebanyak 163 saham ditutup stagnan. Sedangkan sektor saham dengan kenaikan paling pesat pekan ini, yaitu sektor transportasi naik 10,32%, sektor energi 6,95%, sektor infrastruktur 6,68%, sektor material dasar 4,16%, dan sektor konsumer non primer 1,66%. Sebaliknya saham sektor keuangan satu-satunya yang turun 1,32%.
Sementara itu, pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 3,21 triliun pekan ini, berbanding terbalik dibandingkan pekan sebelumnya dengan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 3,10 triliun. Namun net buy saham pekan ini didominasi adanya crossing saham bernilai jumbo.
Penyumbang utama net buy datang dari adanya crossing saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) senilai Rp 5,01 triliun di pasar negosiasi. Pengendali melepas sejumlah saham dengan tujuan untuk menambah free float menjelang pelaksanaan penerbitan atau rights issue saham bernilai jumbo. Dana akan digunakan PANI untuk menambah saham di CBDK.

