IHSG Menuju 8.234, Tiga Saham Dipimpin AADI Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id — Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (8/10/2025), diprediksi bergerak dalam rentang 8.000-8.234. Tiga saham pilihan yang direkomendasikan beli BRMS, AADI, dan ESSA.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa pelemahan signifikan indeks pada sesi pertama perdagangan kemarin sebagai bentuk konsolidasi wajar setelah penguatan sebelumnya, di mana level 8.000 masih menjadi area support kuat yang berhasil dipertahankan. Hari ini, pergerakan indeks akan dipengaruhi aksi pelaku pasar terhadap data penjualan ritel Indonesia, yang dapat menjadi indikator penting terhadap momentum konsumsi domestik.
Baca Juga
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi laju indeks utama bursa dunia, seperti penurunan tipis Dow Jone 0,0026%. Indeks S&P500 menguat 058% dan Nasdaq melesat 1,12%. Begitu juga dengan indeks utama Eropa melesat.
Terkait saham pilihan hari ini, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham BRMS dengan target harga Rp 990-1.055, AADI dengan target harga Rp 8.825-10.200, dan ESSA dengan target harga Rp 765-825.
Kemarin, IHSG ditutup melemah tipis 3,25 poin (0,04%) menjadi 8.166 dengan rentang pergerakan 8.044-8.224 dan pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 455,20 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BBCA Rp 757,29 miliar, RAJA mencapai Rp 150,93 miliar, dan WIFI Rp 100,41 miliar.
Baca Juga
Risalah FOMC: Mayoritas Anggota The Fed Dukung Dua Kali Pemotongan Lagi hingga Akhir 2025
Penurunan dipicu atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti infrastruktur 0,93%, sektor keuangan 0,60%, dan kesehatan 0,50%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor sektor industry 2,93%, sektor energi 2,74%, dan material dasar 1,49%. Penguatan juga melanda saham property 0,44%, konsumer primer 0,23%, dan sektor transportasi 1,77%.
Meski indeks melemah, sejumlah saham cetak kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham ESTA naik 34,64% menjadi Rp 206, CENT naik 34,38% menjadi Rp 172, NTBK naik 34,15% menjadi Rp 110, dan TRIN naik 33,47% menjadi Rp 202. Kenaikan juga melanda saham TFAS sebanyak 25% menjadi Rp 310, AGII naik 25% menjadi Rp 1.950, dan MORA naik 25% menjadi Rp 585. Saham PICO naik 24,48% menjadi Rp 356, saham ADMR melesat 24,89% menjadi Rp 1.380, UFOE naik 24,65% menjadi Rp 354, RATU melesat 20% menjadi Rp 9.000, dan POLU menguat 19,96% menjadi Rp 29.150.

