PGEO Pacu Inovasi Panas Bumi Menuju 3 GW Lewat Geovation 2025
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id– PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) kembali menyelenggarakan ajang inovasi tahunan Geothermal Innovation & Competition (Geovation) 2025 pada 26–30 September 2025. Acara ini menjadi wadah bagi perwira PGE untuk menghadirkan inovasi yang mendukung target kapasitas 3 gigawatt (GW) sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama panas bumi dunia.
“PGE memiliki sumber daya lengkap untuk menjadi the biggest leading geothermal producer in the world. Semangat kompetitif di area operasional serta kolaborasi solid akan memastikan target ini tercapai,” ujar Direktur Utama Pertamina Geothermal Energy Julfi Hadi, Kamis (2/10/2025).
Baca Juga
Pertamina Geothermal (PGEO) Gandeng Toyota, Kembangkan Hidrogen Hijau
Mengusung tema ‘Unlocking Indonesia’s Potential: PGE’s Geothermal to Level Up The Energy Towards 3 GW’, Geovation 2025 menghadirkan 62 tim inovasi terbaik dari total 141 tim yang berpartisipasi, baik dari kantor pusat maupun proyek PGE.
Dari total tersebut, 38 tim berasal dari gugus Project Collaboration (PC-Prove), 20 tim dari Functional Team (FT-Prove), dan 4 tim dari Replication Team (RT-Prove). Inovasi yang dihasilkan terbagi dalam beberapa kategori, meliputi 36 tim inovasi operasi, 14 tim inovasi digitalisasi, 6 tim inovasi CSR/ESG, dan 6 tim inovasi supporting.
Meski jumlah inovasi turun 1% dibandingkan 2024, tingkat partisipasi justru melampaui target dengan 141 inovasi, lebih tinggi dari sasaran awal 91 inovasi. Julfi menegaskan bahwa nilai tambah (value creation) yang dihasilkan tahun ini mencapai Rp 590,8 miliar atau naik 73% (yoy).
“Ini waktunya PGE bangkit! Panas bumi adalah local resource Indonesia dengan potensi hingga 3 GW. Kita harus menjadikan Indonesia geothermal giant dan Pertamina sebagai perusahaan energi panas bumi kelas dunia,” paparnya.
Baca Juga
Geovation yang telah berlangsung sejak 2010 tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga sarana apresiasi atas perbaikan berkelanjutan insan PGE. Tiga penghargaan utama diberikan, yaitu The Most Productive CIP’ers, The Most Participant, dan The Best Achievement.
Tim terbaik Geovation 2025 akan melaju ke forum inovasi Subholding Pertamina Power & New Renewable Energy dan berkesempatan mengikuti Annual Pertamina Quality (APQ) Awards 2026.
Melalui Geovation, PGE menegaskan komitmennya menjadikan inovasi sebagai budaya kerja serta pendorong utama target kapasitas 3 GW. Hal ini sekaligus memperkuat peran panas bumi dalam transisi energi nasional. “Inovasi adalah kunci, baik mendukung strategi bisnis maupun CSR untuk masyarakat lokal di sekitar area operasi. Dengan semangat ini, PGE optimis menambah 1 GW dalam 2–3 tahun ke depan,” tutup Julfi.

