Wahana Interfood (COCO) Diversifikasi ke Produk Turunan Kakao, Operasional Mulai Kuartal IV 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) mengambil langkah strategis dengan melakukan diversifikasi ke lini produk midstream kakao. Pengembangan produk turunan kakao ini mencakup cocoa butter, cocoa cake, cocoa powder, dan cocoa mass. Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi ekspansi perusahaan yang dikenal dengan brand Win & Co.untuk memperluas pasokan kakao sekaligus memperkuat daya saing di pasar global.
Berdasarkan beberapa sumber yang didapatkan, potensi pertumbuhan di pasar produk turunan kakao diperkirakan mengalami peningkatan baik di Indonesia maupun global. Merujuk pada data dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2022, Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kakao terbesar dengan tren impor kakao tercatat tinggi hingga 133 ribu ton.
Sementara untuk pasar global, merujuk pada data yang dikeluarkan pada Agustus 2025 dari Towards F&B, global konsultan firma yang berlokasi di Kanada dan India dengan spesialisasi laporan riset di sektor makanan dan minuman, menunjukkan bahwa tren konsumsi produk turunan kakao diperkirakan akan meningkat dari US$ 26,59 miliar pada tahun 2025 menjadi sekitar US$ 45,70 miliar pada 2034.
Baca Juga
Indonesia Seeks 0% Tariff Deal with US for Coffee, Cocoa, Palm Oil, and Canned Pineapple
Pasar turunan kakao global didominasi oleh Eropa yang menyumbang sekitar 36% dari total pasar pada tahun 2024. Hal ini dikarenakan posisinya sebagai importir utama dan pusat pengolahan kakao. Namun, potensi pertumbuhan paling signifikan berada di Asia-Pasifik, yang merupakan produsen terbesar produk olahan seperti biskuit, kue, dan es krim. Berdasarkan jenis produk, cocoa powder memimpin pasar saat ini, namun cocoa butter diproyeksikan akan mengalami pertumbuhan tercepat karena penggunaannya yang meluas.
“Kami percaya bahwa ekspansi ke midstream cocoa merupakan langkah tepat untuk menjadikan Win & Co. sebagai trusted cocoa partner di tingkat nasional maupun internasional. Peluangnya kan sudah jelas tren makanan cokelat di Eropa & Asia meningkat, tren produk makanan fungsional juga naik, ditambah penggunaannya meluas di industri kosmetik dan farmasi," ujar Direktur Utama Win & Co Sugianto Soenario dalam siaran pers, Selasa (30/9/2025).
Baca Juga
Suspensi Saham BWPT dan COCO Dibuka, Penguatan bakal Berlanjut?
Produksi midstream cocoa akan dimulai atau berjalan estimasi pada kuartal IV 2026. Di mana langkah strategis ini tidak hanya dipasarkan di dalam negeri saja, namun juga menjangkau pasar di Asia dan Eropa.

