BEI Buka Kembali Transaksi Saham Wahana Interfood (COCO), Kenaikan Berlanjut?
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya membuka (unsuspensi) kembali perdagangan saham PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) di pasar regular dan tunai mulai sesi I, Jumat (20/6/2025).
Sebelumnya perdagangan saham emiten produsen bubuk cokelat premium ‘schoko’ ini dihentikan sementara (suspense) akibat lompatan harga. Berdasarkan data, saham COCO telah melambung lebih dari 191% sepanjang year to date (ytd) menjadi Rp 236.
Baca Juga
Wahana Interfood (COCO) Melambung 143%, Begini Isu Terakhirnya
Selain dibuka kembali, transaksi saham COCO masuk dalam papan pemantauan khusus (PPK) dengan mekanis perdagangan full call auction (FCA), karena saham ini mengalami suspense lebih dari satu hari perdagangan bursa.
Kabar terbaru, COCO berencana menambah ruang likup bisnis dengan merambah industry pengolahan gula lainnya, bukan sirop, seperti produksi saus manis berupa tiramishu, filling, cheese filling, white glaze, dan lainnya. Perseroan juga berencana menambah bisnis industry tepung campuran dan adonan tepung.
Terkait kinerja keuangan, COCO membukukan penurunan penjualan dari Rp 41,48 miliar menjadi Rp 36,36 miliar pada kuartal I-2025. Begitu juga dengan rugi usaha meningkat dari Rp 1,12 miliar menjadi Rp 10,30 miliar.
Baca Juga
Kecam Kebijakan The Fed, Trump Sebut Powell ‘Merusak’ Ekonomi AS
COCO memiliki kapasitas produksi cokelat dan compound sebanyak 5.000 ton per tahun dan produksi bubuk cokelat sebanyak 1.000 ton per tahun.
Perusahaan yang didirikan tahun 2016 ini telah menggandeng mitra sejumlah perusahaan makanan, seperti JCO, Maka, Mr Bread, Amanda, Holland Bakery, Mister Donut, dan produsen lainnya.

