Top! IHSG kembali Cetak Rekor ATH ke 8.125 hingga Saham ARA Bertaburan
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (23/9/2025), ditutup melambung ke level tertinggi baru sepanjang masa (all time high/ATH). Capaian tersebut ditorehkan setelah mengalmai kenaikan 85,16 poin (1,06%) menjadi 8.125,20. Rentang pergerakan 8.039-8.125 dengan nilai transaksi Rp 21,40 triliun.
Kenaikan utama disumbang penguatan hampir seluruh sektor saham, kecuali saham sektor teknologi dengan penurunan tipis 0,05%. Sisanya naik pesat, seperti sektor material dasar 2,84%, sektor properti 2,20%, sektor konsumer non primer 2,12%, sektor energi 2,27%, sektor keuangan 0,73%, dan sektor konsumer primer 0,82%. Penguatan indeks hari ini juga didukung lompatan harga saham emiten Prajogo Pangestu, seperti PTRO, BRPT, BREN, dan TPIA.
Baca Juga
OJK Kaji Kenaikan Free Float Saham Jadi 10%, Begini Pandangan AEI
Di tengah penguatan tersebut, sejumlah saham berikut catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), seperti saham pendatang baru PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) melesat 25% menjadi Rp 3.600. Penguatan juga melanda saham PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) sebanyak 25% menjadi Rp 3.400, PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) naik sebanyak 25% menjadi Rp 675, PT Suparma Tbk (SPMA) naik 25% menjadi Rp 360, dan PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) menguat 24,78% menjadi Rp 2.820.
ARA juga melanda saham PT FKS Multi Agro Tbk (FISH) sebanyak 24,88% menjadi Rp 2.510, PT Jaya Sukses Makmur Sentosa TbK (RISE) naik 24,74% menjadi Rp 1.790, PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) naik 24,79% menjadi Rp 75, PT Star Pacific Tbk (LPLI) naik 24,27% menjadi Rp 640, PT Pudjiadi Prestige Tbk (PUDP) naik 24,67% menjadi Rp 374, PT Indonesian Tobacco Tbk (ITIC) naik 24,87% menjadi Rp 482, dan PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) naik 19,87% menjadi Rp 8.900.
IHSG kemarin ditutup turun 11,08 poin (0,14%) menjadi 8.040 dengan investor asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham di seluruh pasar senilai Rp 491,69 miliar. Net buy terbanyak melanda saham AMMN Rp 522,96 miliar, CDIA Rp 166,19 miliar, dan BUMI Rp 119,55 miliar.
Baca Juga
Serius Ekspansi Bisnis Kesehatan, Astra International (ASII) Gelontorkan Investasi Rp 8,6 Triliun
Penurunan indeks kemarin dipicu pelemahan sejumlah saham big cap. Meski IHSG melemah, sejumlah saham berikut catatkan kenaikan harga hingga auto reject atas (ARA), SAFE naik 34,43% menjadi Rp 246, INDS sebanyak 25% menjadi Rp 280, LPLI naik 25% menjadi Rp 515, PUDP naik 25% menjadi Rp 300, ARII menguat 25% menjadi Rp 340, dan TALF naik 24,77% menjadi Rp 680.
Lompatan hingga ARA juga melanda saham FISH menguat 24,84% menjadi Rp 2.010, JARR naik 24,77% menjadi Rp 2.720, DWGL naik 24,49% menjadi Rp 605, SKBM naik 24,42% menjadi Rp 525, RISE sebanyak 24,78% menjadi Rp 1.435, ITIC naik 24,52% menjadi Rp 386, dan GGRM sebanyak 19,95% menjadi Rp 13.075

