Borong 5,27% Saham Leyand (LAPD), JSI Sinergi Bersiap Jadi Pengendali Baru
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT JSI Sinergi Mas membeli sebanyak 5,27% saham PT Leyand International Tbk (LAPD) dengan nilai Rp 32,43 miliar. Pembelian tersebut bagian dari tahapan akuisisisi mayoritas saham LAPD.
Manajemen LAPD dalam pengumuman resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (19/9/2025), menyebutkan JSI membeli sebanyak 209,23 juta saham LAPD dengan harga pelaksanaan Rp 155 per saham pada 17 September 2025. Aksi ini menjadikan total saham LAPD yang dikuasai JSI Sinergi bertambah dari semula 3,51% menjadi 8,78%.
Baca Juga
Bank Mandiri (BMRI) Pertahankan Rasio Pembayaran Dividen 60%, Ada Opsi Interim?
“Pembelian saham tersebut bagian dari tahapan akuisisi yang diatur dalam Perjanjian Jual Beli Bersyarat. Transaksi ini juga bagian dari strategi ekspansi dan pengembangan bisnis grup,” tulis penguman resmi tersebut.
Berdasarkan data saham LAPD yang dibeli JSI tersebut berasal dari Elvi Felicia. Sebagaimana diketahui Elvi telah melepas sebanyak 62 juta saham dengan harga Rp 129 dan sebanyak 260,43 juta saham dengan harga pelaksanaan Rp 155 per saham pada 16 September 2025. Penjualan berujung terhadap penurunan saham LAPD yang digenggam Elvi dari 8,29% menjadi 0,16%.
Baca Juga
Pendapatan Tumbuh Kuat, Leyand (LAPD) Optimistis Mulai Cetak Laba Tahun Ini
Sebelumnya, JSI Sinergi Mas resmi mengumumkan rencana pengambilalihan sebanyak 51% saham Leyand Internasional (LAPD) yang dimiliki oleh Laymand Holdings Pte Ltd, PT Intiputera Bumitirta, Keraton Investment Ltd, Evi Felicia, dan Leo Andyanto. Setelah transaksi, JSI Sinergi Mas akan menjadi pengendali baru LAPD.
Pengambilalihan saham ini bagian dari investasi untuk pengembangan dan ekspansi bisnis grup. Saat ini, negosiasi terkait nilai final transaksi dan jadwal penyelesaian masih berlangsung antara pembeli dan para penjual. JSI Sinergi Mas sendiri merupakan perusahaan berbasis di Jakarta Selatan dengan kegiatan usaha utama di bidang perusahaan holding serta perdagangan besar bahan bakar padat, cair, gas, dan produk terkait.

