iPhone 17 Meluncur Bulan Depan, Bagaimana Dampaknya bagi Saham Erajaya (ERAA)?
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) dipertahankan dengan rekomendasi beli dengan target harga Rp 550 per saham, seiring ekspektasi kinerja lebih kuat pada paruh kedua tahun ini berkat peluncuran iPhone 17 dalam waktu dekat. Sedangkan penurunan daya beli masyarakat masih menjadi tantangan.
MNC Sekuritas dalam riset yang diterbitkan beberapa hari lalu menetapkan peluang kenaikan laba bersih ERAA menjadi rp 1,14 triliun tahun ini, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 1,03 triliun. Pendapatan perseroan juga diprediksi melambung menjadi Rp 72,61 triliun, dibandingkan periode tahun 2024 senilai Rp 65,27 triliun.
Baca Juga
10 Emiten Terbesar di BEI, BREN Kukuh di Puncak, DSSA dan DCII Naik Pesat
Analis MNC Sekurtias Catherine Florencia M menyebutkan bahwa reposisi strategis ke bisnis inti dan lifestyle yang dijalankan akan menopang pertumbuhan berkelanjutan Erajaya (ERAA). Reposisi portofolio bisnis dilakukan dengan mendivestasi lini bisnis farmasi Wellings Pharmacy senilai Rp 25,6 miliar dengan tujuan fokus pada bisnis inti dengan margin lebih tinggi.
Secara bersamaan, ERAA memperkuat segmen bisnis gaya hidup aktif dengan mengoperasikan gerai Under Armour di Indonesia melalui kerja sama eksklusif. Pada sektor F&B, ERAA mengucurkan investasi tambahan Rp 10,5 miliar untuk ekspansi Paris Baguette dan mempercepat pertumbuhan merek minuman teh premium CHAGEE yang kini memiliki 11 gerai.
“Strategi penguatan koneksi dengan konsumen, salah satunya pembukaan CHAGEE Gandaria City pada Agustus 2025 yang menghadirkan NCT Dream’s Chenle, berhasil menarik ribuan pengunjung dan mempertegas posisi ERAA sebagai brand lifestyle yang dekat dengan Gen Z,” tulis riset tersebut.
Baca Juga
Erajaya (ERAA) Genjot Profitabilitas melalui Diversifikasi, Bagaimana Dampak ke Sahamnya?
Terkait kinerja keuangan semester I-2025, ERAA berhasil mencatatkan kenaikan laba bersih 8,5% menjadi Rp 568,3 miliar atau setara 49,7% dari estimasi setahun penuh. Kenaikan ini ditopang oleh kontribusi positif seluruh segmen usaha yang mendorong pendapatan konsolidasian tumbuh 5,8% menjadi Rp 35,1 triliun. Pendorong utama adalah peluncuran iPhone 16 pada April 2025 yang mendongkrak harga jual rata-rata (ASP) hingga 28,4% yoy menjadi Rp 5,7 juta per unit.
Sedangkan dari sisi prospek, dia mengatakan, ERAA masih menghadapi tantangan pelemahan daya beli, volatilitas permintaan ICT, serta risiko regulasi. Sedangkan sentimen positif datang dari rencana peluncuran iPhone 17 pada kuartal IV-2025. Sebagaimana diketahui selama ini, penjualan produk iPhone menjadi penyumbang terbesar kinerja keuangan Erajaya (ERAA). Produk tersebut dipasarkan melalui gerai utamanya, toko iBox dan Erafone.

