10 Emiten Terbesar di BEI, BREN Kukuh di Puncak, DSSA dan DCII Naik Pesat
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sejumlah emiten papan atas dengan kapitalisasi pasar terbesar hingga pertengahan September 2025. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), dikendalikan Prajogo Pangestu, masih kokoh di posisi puncak dengan kapitalisasi pasar (market cap) mencapai Rp 1.157,2 triliun pada harga saham Rp 8.650 per unit.
Di urutan kedua terdapat PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan kapitalisasi Rp976,9 triliun pada harga Rp7.925 per saham. Sementara posisi ketiga ditempati PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang membukukan kapitalisasi Rp788,6 triliun dengan harga saham menembus Rp102.350.
Baca Juga
Alim Investindo Lepas Saham, Bank Maspion (BMAS) Kini Penuhi Ketentuan Free Float
Adapun emiten teknologi, PT DCI Indonesia Tbk (DCII), masuk ke jajaran 5 besar dengan kapitalisasi Rp 723,2 triliun. Disusul oleh PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu, dengan kapitalisasi Rp 683,4 triliun.
Dari sektor perbankan, selain BBCA, tercatat PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dengan kapitalisasi Rp 633,7 triliun dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dengan Rp 417,6 triliun. Sementara dari sektor energi, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) membukukan kapitalisasi Rp 609,9 triliun.
Baca Juga
Green Era Divestasi Puluhan Juta Saham BREN Bernilai Rp 221,5 Miliar, Bidik Masuk Indeks Global?
Tak ketinggalan, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dari sektor tambang mineral mencatat kapitalisasi Rp 592,8 triliun serta PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) berada di peringkat ke-10 dengan market cap Rp 307,1 triliun. Data ini menunjukkan dominasi sektor energi, keuangan, dan material dasar dalam kapitalisasi pasar, sekaligus memperlihatkan keragaman sektor unggulan di BEI yang menopang stabilitas pasar modal Indonesia.
Berdasarkan data BEI, 10 emiten market cap terbesar tersebut berkontribusi terhadap 48,74% market cap BEI bernilai Rp 14.130 triliun hingga akhir pekan ini. Padahal, total saham yang tercatat di BEI telah mencapai 954 emiten.

