Reshuffle Kabinet Prabowo: Sri Mulyani Diganti, Sektor Perbankan Disebut Tetap Resilien
JAKARTA, investortrust.id – Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan (reshuffle) di lima kementerian strategis, serta melantik satu pejabat instansi baru di Kabinet Merah Putih, Senin (8/9/2025). Kabinet yang diganti terdiri atas Menko Politik dan Keamanan, Menteri Keuangan, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Menteri Koperasi, serta Menteri Pemuda dan olahraga.
Sehubungan dengan hal tersebut, Pengamat Perbankan sekaligus Senior Vice President Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Trioksa Siahaan pun menyebutkan bahwa reshuffle seharusnya tidak terlalu berdampak signifikan terhadap sektor perbankan.
Baca Juga
"Menurut saya, reshuffle tersebut tidak terlalu berdampak signifikan, karena selama ekonomi baik, daya beli baik dan sistem pengaturan dan pengawasan bank juga berjalan baik, perbankan Indonesia akan tetap resilien," ujar Trioksa saat dihubungi investortrust.id, Senin (8/9/2025).
Jika melihat respons pasar saham yang anjlok setelah Menteri Keuangan Sri Mulyani diganti, menurut dia, perlu diperhatikan respons lanjutannya. "Namun semua dikembalikan kepada hak prerogatif presiden, artinya ekonomi kita juga harus kuat dan tidak bergantung pada orang per orang, selama fundamental ekonomi baik, pasar keuangan dan perbankan juga akan tetap stabil," ungkap Trioksa.
Trioksa Siahaan
Lebih lanjut, saat disinggung mengenai bagaimana reshuffle kabinet dapat mempengaruhi regulasi dan kebijakan perbankan, Trioksa membeberkan bahwa regulasi perbankan dan kebijakan perbankan relatif tidak banyak perubahan karena berada di bawah Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang masih tetap sama.
Di sisi lain, terkait strategi yang dapat diambil untuk memitigasi risiko dan memanfaatkan peluang di tengah reshuffle kabinet ini, Trioksa menilai strategi yang dapat diambil adalah kebijakan yang tetap pro pada pertumbuhan ekonomi yang kuat. Di mana, hal itu dicerminkan dengan daya beli masyarakat yang membaik. "Maka sektor ekonomi, perbankan dan keuangan akan tetap resilien dan bertumbuh," pungkas Trioksa.
Baca Juga
Analis: Pergantian Sri Mulyani Pemicu Utama Kejatuhan IHSG 1,28% Hari Ini
Hari ini, Prabowo mengangkat Kepala Lembaga Penjamin (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan Sri Mulyani Indrawati. Anggota DPR Mukhtarudin dilantik menjadi Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), dan Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono dilantik menjadi Menteri Koperasi (Menkop).
Selain itu, Prabowo mengangkat Kepala Badan Penyelenggara Haji (BPH) Irfan Yusuf atau Gus Irfan sebagai Menteri Haji dan Umrah yang kementeriannya baru saja dibentuk.

