Analis: Pergantian Sri Mulyani Pemicu Utama Kejatuhan IHSG 1,28% Hari Ini
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/9/2025), dipengaruhi atas pergantian Sri Mulyani Indrawati dari posisi sebagai menteri keuangan. Keputusan tersebut memicu IHSG anjlok sebanyak 100,5 poin (1,28%) menjadi 7.766,85 dengan nilai transaksi Rp 17,90 triliun.
Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta menilai bahwa pelemahan IHSG tidak lepas dari dinamika politik terkait pergantian Sri Mulyani Indrawati dari kursi Menteri Keuangan. “Dinamika pergantian Sri Mulyani dari jabatan Menteri Keuangan membuat pasar melakukan aksi jual,” ujarnya saat dihubungi investortrust.id Senin, (9/8/2025).
Baca Juga
Profil Purbaya Yudhi Sadewa, Ketua LPS Pengganti Sri Mulyani di Kemenkeu
Pengamat pasar modal Reydi Octa, menambahkan pergantian Sri Mulyani bakal direspons negatif dalam jangka pendek. “Beberapa bulan lalu, hanya isu pengunduran dirinya saja sudah menggoyahkan pasar saham. Hal ini menunjukkan betapa kuatnya persepsi pasar terhadap peran Sri Mulyani sebagai penjaga stabilitas fiskal. Siapa pun penggantinya akan sangat menentukan. Jika tidak memiliki kredibilitas dan rekam jejak yang sepadan, risiko capital outflow bisa meningkat tajam dan menekan kinerja IHSG,” jelasnya.
Terkait penurunan indeks hari ini dipicu atas penurunan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor konsumer primer 2,48%, sektor keuangan 2,30%, infrastruktur 2,07%, sektor teknologi 1,98%, sektor properti 1,49%, dan sektor energi 0,96%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor material dasar, industri, dan konsumer non primer.
Meski demikian, lima saham berikut catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Lion Metal Works Tbk (LION) naik 25% menjadi Rp 440, PT Tunas Alfin Tbk (TALF) naik 25% menjadi Rp 430, PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) naik 25% menjadi Rp 460, PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) melesat 24,86% menjadi Rp 452, dan PT Golden Flower Tbk (POLU) naik 20% menjadi Rp 10.350.
Baca Juga
Istana Umumkan Reshuffle Kabinet, Termasuk Menkeu, IHSG BEI Terjun Jelang Penutupan
Sebaliknya penurunan melanda saham TMPO sebanyak 14,91% menjadi Rp 194, COCO melemah 14,63% menjadi Rp 525, WOWS turun 14,63% menjadi Rp 105, SONA turun 13,12% menjadi Rp 4.040, dan HUMI melemah 12,42% menjadi Rp 141.
Pada perdagangan hari terakhir pekan lalu, Kamis (3/9/2025), IHSG melemah sebanyak 18,51 (0,20%) menjadi 7.867,35. Investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 304,82 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BRMS Rp 131,24 miliar, VKTR Rp 72,85 miliar, dan BUMI Rp 63,73 miliar.

