IHSG Berbalik Anjlok 1,28% Usai Menkeu Sri Mulyani Terkena Reshuffle Kabinet
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/9/2025), ditutup anjlok sebanyak 100,5 poin (1,28%) menjadi 7.766,85 dengan nilai transaksi Rp 17,90 triliun. Penurunan terjadi setelah Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers menyampaikan keputusan Presiden Prabowo Subianto mengenai struktur Kabinet Merah Putih.
Penurunan terbesar melanda saham konsumer primer 2,48%, sektor keuangan 2,30%, infrastruktur 2,07%, sektor teknologi 1,98%, sektor properti 1,49%, dan sektor energi 0,96%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor material dasar, industri, dan konsumer non primer.
Baca Juga
Di tengah penguatan tersebut, sejumlah saham berikut torehkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Lion Metal Works Tbk (LION) naik 25% menjadi Rp 440, PT Tunas Alfin Tbk (TALF) naik 25% menjadi Rp 430, PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) naik 25% menjadi Rp 460, PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) melesat 24,86% menjadi Rp 452, dan PT Golden Flower Tbk (POLU) naik 20% menjadi Rp 10.350.
Sebaliknya penurunan melanda saham TMPO sebanyak 14,91% menjadi Rp 194, COCO melemah 14,63% menjadi Rp 525, WOWS turun 14,63% menjadi Rp 105, SONA turun 13,12% menjadi Rp 4.040, dan HUMI melemah 12,42% menjadi Rp 141.
Pada perdagangan hari terakhir pekan lalu, Kamis (3/9/2025), IHSG melemah sebanyak 18,51 (0,20%) menjadi 7.867,35. Investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 304,82 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BRMS Rp 131,24 miliar, VKTR Rp 72,85 miliar, dan BUMI Rp 63,73 miliar.
Baca Juga
Fasilitas Heap Leach, Merdeka Gold (EMAS) Bidik IPO Saham Rp 4,86 Triliun
Penurunan IHSG dipicu atas pelemahan sebagian besar sektor saham, seperti sektor material dasar 1,12%, sektor properti 0,80%, sektor energi 0,67%, dan sektor konsumer industri 0,17%. Sebaliknya penguatan hanya melanda saham sektor konsumer primer 3,61% dan sektor transportasi 0,09%.
Meski IHSG turun, saham berikut berhasil cetak kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu CBRE naik 24,83% menjadi Rp 362, MSIN naik 24,30% menjadi Rp 665, dan POLU naik 19,79% menjadi Rp 8.625. Penguatan juga melanda saham MSKY melemah 28,57% menjadi Rp 108 dan KETR melesat 15,76% menjadi Rp 660.

