Istana Umumkan Reshuffle Kabinet, Termasuk Menkeu, IHSG BEI Terjun Jelang Penutupan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) langsung anjlok lebih dari 80 poin (0,98%) menjadi 7.787 hingga pukul 15.40 WIB. Penurunan terjadi setelah Isu reshuffle Kabinet Merah Putih kembali mencuat usai sejumlah tokoh nasional mendatangi Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin (8/9/2025).
Penurunan tersebut berbanding terbalik dengan penutupan sesi I hari ini yang catatkan penguatan 45,6 poin (0,58%) menjadi 7.912,95. Rentang pergerakan indeks 7.867-7.934 dengan nilai transaksi Rp 8,38 triliun.
Baca Juga
BREAKING: President Prabowo Announces Cabinet Reshuffle, Finance Minister Among Changes
Kenaikan sesi I didukung penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar naik 2,34%, sektor industri naik 2,24%, sektor properti 0,92%, sektor energi 0,36%, dan sektor kesehata 0,39%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor konsumer primer, sektor teknologi, dan sektor infrastruktur.
Berdasarkan informasi yang beredar, sejumlah posisi menteri disebut-sebut akan diganti, antara lain Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Abdul Kadir Karding, serta Menkopolhukam Budi Gunawan.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers menyampaikan bahwa pengumuman penting terkait keputusan Presiden Prabowo Subianto mengenai struktur Kabinet Merah Putih. Pernyataan itu disampaikan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/9/2025).
Prasetyo mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo telah menandatangani pembentukan Kementerian Haji dan Umrah. Pembentukan kementerian baru ini merupakan tindak lanjut dari hasil pembahasan bersama DPR mengenai Rancangan Undang-Undang Haji.
Baca Juga
Fasilitas Heap Leach, Merdeka Gold (EMAS) Bidik IPO Saham Rp 4,86 Triliun
“Bapak Presiden memutuskan untuk melakukan perubahan susunan Kabinet Merah Putih pada beberapa jabatan kementerian, di antaranya Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan, Kementerian Keuangan, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Kementerian Koperasi, serta Kementerian Pemuda dan Olahraga,” jelas Prasetyo.
Sementara itu, Beberapa pejabat dan tokoh politik ke Istana semakin menguatkan dugaan adanya reshuffle. Di antaranya Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhisadewa, Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Mochamad Irfan Yusuf, serta Anggota Komisi XII DPR RI dari Partai Golkar Mukhtarudin.
Selain itu, hadir pula Wakil Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono, serta Menteri Investasi/Kepala BKPM sekaligus CEO BPI Danantara Rosan Roeslani. Kehadiran mereka disebut-sebut terkait dengan persiapan pengumuman reshuffle kabinet.

