Komisi Sekuritas dan Bursa AS Siapkan Aturan Baru Kripto, Longgarkan Regulasi di Bursa Wall Street
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - The U.S. Securities and Exchange Commission (SEC) atau Komisi Sekuritas dan Bursa AS tengah mengagendakan pembuatan peraturan untuk beberapa bulan mendatang. Agenda ini kemungkinan akan mencakup proposal luas untuk merombak regulasi mata uang kripto dan mengurangi aturan yang selama ini dikecam Wall Street karena dianggap terlalu membebani.
SEC secara resmi menguraikan beberapa inisiatifnya untuk merombak kebijakan mata uang kripto, yang telah dipratinjau oleh Ketua SEC Paul Atkins pada bulan Juli. Inisiatif tersebut termasuk mengusulkan aturan tentang penawaran dan penjualan aset digital, yang menurut SEC berpotensi mencakup pengecualian tertentu dan perlindungan hukum, serta mengklarifikasi bagaimana aturan pialang-pedagang berlaku untuk kripto.
SEC juga akan mempertimbangkan untuk mengubah aturannya agar kripto dapat diperdagangkan di bursa efek nasional dan sistem perdagangan alternatif.
Baca Juga
Selamat! India Jadi Negara Nomor 1 yang Pimpin Adopsi Kripto Global di Tahun Ini
Jika diberlakukan, kebijakan tersebut akan menjadi kemenangan besar bagi industri aset digital, yang telah lama mendorong aturan khusus yang akan memungkinkan kripto untuk lebih terintegrasi dengan keuangan tradisional.
"Agenda peraturan ini mencerminkan bahwa ini adalah hari yang baru bagi Komisi Sekuritas dan Bursa. Poin-poin dalam agenda tersebut mencerminkan fokus baru komisi untuk mendukung inovasi, pembentukan modal, efisiensi pasar, dan perlindungan investor," kata Atkins dalam sebuah pernyataan dilansir dari Reuters, Sabtu (6/9/2025).
Dalam kampanye tahun lalu, Presiden Donald Trump merayu mata uang kripto dengan berjanji menjadi "presiden kripto" dan mempromosikan adopsi aset digital.
Baca Juga
Hal ini sangat kontras dengan regulator yang dipimpin mantan Presiden Demokrat Joe Biden, yang, dalam upaya melindungi rakyat Amerika dari penipuan dan pencucian uang, menindak industri ini. SEC di bawah pemerintahan Biden menggugat bursa Coinbase, Binance, dan puluhan bursa lainnya, dengan tuduhan melanggar hukum AS. SEC di bawah Trump telah membatalkan kasus-kasus tersebut.
SEC juga berencana mengusulkan rencana "rasionalisasi" pengungkapan. Tugas inti badan tersebut meliputi penyusunan persyaratan pengungkapan yang bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan mengurangi risiko bagi investor. Badan tersebut juga menandai rencana untuk "mengurangi beban kepatuhan" bagi perusahaan publik terkait proposal pemegang saham.

