La Liga Longgarkan Aturan Batasan Gaji, Dorong Klub Lebih Aktif di Bursa Transfer
Poin Penting
|
MADRID, investortrust.id – La Liga kembali melakukan penyesuaian terhadap aturan salary limit yang selama ini menuai kritik dari sejumlah klub.
Regulasi tersebut sebelumnya dianggap membatasi ruang gerak finansial tim. Tapi, Presiden La Liga Javier Tebas menegaskan aturan ini penting untuk menjaga keberlangsungan klub agar tidak bangkrut.
Menurut laporan Diario AS, sejumlah perubahan akan segera diterapkan untuk mendorong aktivitas belanja klub. Di antaranya, pemilik klub kini dapat menambah investasi hingga €2 juta (Rp39,4 miliar) ke akademi dan tim putri tanpa dihitung dalam batas gaji.
Baca Juga
Ruben Amorim Sebut Mustahil Gantikan Bruno Fernandes di Manchester United
Klub Segunda Division (level kedua) juga diberi kelonggaran untuk melewati aturan valuasi satu pemain per jendela transfer, selama gajinya tidak lebih dari 1,3 kali rata-rata gaji tim.
🐦 Social Media Post
URL: https://twitter.com/totalBarca/status/2001692027042574435?ref_src=twsrc%5Etfw
Selain itu, batas investasi pemilik klub dinaikkan dari €4 juta (Rp78,9 miliar) menjadi €6 juta (Rp118,4 miliar) per musim panas, atau maksimal 25% dari omzet klub.
La Liga juga menyesuaikan aturan pemotongan gaji, maksimal 10% untuk pemain aktif. Tapi, bagi pemain berusia 36 tahun (38 tahun untuk kiper), batas tersebut dihapus sehingga klub bisa mengurangi beban gaji hingga €3 juta (Rp59,2 miliar).
Perubahan lain menyangkut kontrak pemain akademi. Kini, hanya pemain di bawah usia 24 tahun, dengan masa tiga tahun di klub, yang boleh diperpanjang meski klub sudah melewati batas gaji.
Sponsorship dan penjualan aset yang dibayar bertahap juga hanya akan dihitung sesuai nominal yang diterima pada tahun berjalan. Sementara keuntungan dari penjualan pemain bisa dialihkan ke musim berikutnya, memberi fleksibilitas lebih dalam perhitungan salary limit.
Langkah-langkah ini diharapkan memberi ruang bagi klub untuk tetap kompetitif di pasar transfer, sekaligus menjaga stabilitas finansial sepak bola Spanyol.
Baca Juga
Siapkan Stadion Baru, AC Milan dan Inter Milan Targetkan Pendapatan Rp3,55 Triliun

