Didukung Keluarga Donald Trump, American Bitcoin Siap Melantai di Bursa Nasdaq
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Perusahaan penambang Bitcoin yang mendapat dukungan dari Donald Trump Jr dan Eric Trump yaitu American Bitcoin, tengah mempersiapkan langkah strategis untuk go public di Bursa Nasdaq pada bulan September ini. Perusahaan ini tercatat memiliki cadangan 215 Bitcoin (BTC) di treasury dan telah menghimpun pendanaan sebesar US$ 220 juta.
Melansir CryptoNewsFlash, Senin (1/9/2025), untuk merealisasikan rencana tersebut, American Bitcoin initengah merampungkan proses merger saham dengan Gryphon Digital Mining. Kesepakatan yang diumumkan dalam konferensi Crypto Asia di Hong Kong itu dirancang dalam bentuk stock for stock transaction, dengan tujuan memperkuat posisi American Bitcoin di lanskap penambangan Bitcoin Amerika Serikat (AS).
CEO Hut 8 Corp Asher Genoot (perusahaan pemegang 80% saham American Bitcoin) menyatakan bahwa entitas gabungan nantinya akan tetap menggunakan nama American Bitcoin dengan ticker ABTC di Nasdaq.
Baca Juga
Anak Donald Trump Bangun Perusahaan Penambangan Bitcoin "American Bitcoin"
Keterlibatan keluarga Trump di industri kripto dinilai sejalan dengan visi Donald Trump untuk menjadikan AS sebagai pemimpin global di bidang blockchain dan aset digital. Sejumlah pengamat menilai langkah ini berpotensi menimbulkan pertautan antara kepentingan bisnis dan arah kebijakan nasional.
Listing American Bitcoin di Nasdaq dipandang membawa sentimen positif bagi harga Bitcoin. Dengan cadangan Bitcoin yang dimiliki serta rencana akumulasi lanjutan, kehadiran entitas besar yang mendapat sorotan politik diyakini memperkuat posisi Bitcoin sebagai reserve asset.
Baca Juga
Pengadilan India Jatuhi Hukuman Seumur Hidup Bagi 14 Orang Dalam Kasus Pemerasan Bitcoin
Sebelumnya, aksi Trump Media membeli Bitcoin senilai US$ 2 miliar pada Juli lalu bertepatan dengan lonjakan harga BTC menembus US$ 120.000, menambah kapitalisasi pasar kripto lebih dari US$ 300 miliar hanya dalam hitungan jam.
Sejumlah analis menilai, jika kebijakan pro kripto konsisten dijalankan di bawah pemerintahan Trump, termasuk rencana pembentukan cadangan nasional BTC, harga BTC berpotensi menembus US$ 150.000 dalam jangka menengah. Meski begitu, potensi hambatan regulasi atau keterlambatan merger masih bisa memicu volatilitas jangka pendek.

