Transaksi Perdagangan Capai Rp 2,6 Triliun per Hari, Exchange Kripto Tertua di Jepang Ini Melantai di Bursa Saham Nasdaq
JAKARTA, investortrust.id - Coincheck Group, perusahaan induk dari exchange kripto tertua di Jepang Coincheck melakukan debut publiknya di bursa saham Nasdaq, Amerika Serikat pada Rabu (11/12/2024).
Melansir Cointelegraph, Kamis (12/12/2024), perusahaan yang berkantor pusat di Amsterdam, Belanda tersebut pada 10 Desember 2024 telah mengumumkan penyelesaian kesepakatan merger dengan perusahaan Thunder Bridge Capital untuk melanjutkan peluncuran publiknya di Nasdaq.
Usai penggabungan, saham biasa dan waran CoinCheck akan mulai diperdagangkan di bursa Nasdaq dengan kode CNCK dan CNCKW. Kombinasi bisnis dengan Thunder Bride bertujuan menjadikan CoinCheck sebagai perusahaan yang diperdagangkan secara publik melalui transaksi de-SPAC senilai US$ 1,25 miliar.
Baca Juga
Didirikan pada 2012, CoinCheck merupakan salah satu bursa kripto terbesar di Jepang, dengan 1,5 juta pelanggan terverifikasi pada 2022. Kabarnya, CoinCheck juga memperdagangkan kripto hingga US$ 165 juta atau setara Rp 2,6 triliun setiap harinya.
Pada 2022, CoinCheck mengkonfirmasi rencana pencatatannya di Nasdaq, dengan target realisasi pada Juli 2023. Namun, perusahaan tersebut harus mengubah penggabungannya dengan Thunder Bridge pada bulan Mei 2023 yang akhirnya memperpanjang batas waktu penyelesaian transaksi selama satu tahun lagi.
Baca Juga
Saham Teknologi Melonjak, Nasdaq Tembus 20.000 untuk Pertama Kali

