Investor Asing Berbalik Net Sell Rp 212,58 Miliar, Saham BBCA kembali Diobral
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing akhirnya mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham bernilai Rp 212,58 miliar setelah tiga pekan beruntun catatkan net buy. Net sell ini terjadi saat indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (27/8/2025), ditutup melesat sebanyak 30,42 poin (0,38%) menjadi 7.936.
Net sell terbanyak disumbangkan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 335,97 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 98,86 miliar, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp 72,09 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 61,76 miliar, dan PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) Rp 47,44 miliar.
Baca Juga
Kadin dan Pemerintah Satu Misi Gaungkan Investasi Hijau di ISF 2025
Sebaliknya lima saham dengan raihan pembelian bersih (net buy) saham terbanyak, yaitu saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 306,27 miliar, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 150,35 miliar, PT Solusi Sinergi Utama Tbk (WIFI) Rp 82,80 miliar, PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) Rp 59,88 miliar, dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 54,06 miliar.
Penopang utama kenaikan indeks adalah saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dengan penguatan 10,42% menjadi Rp 9.800. Sedangkan sektor saham penyumbang adalah sektor industri menguat 2,34%, material dasar naik 2,13%, properti 2,15%, infrastruktur 1,16%, dan transportasi 0,44%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor konsumer primer, keuangan, serta konsumer non primer.
Sejalan dengan kenaikan IHSG tersebut, sejumlah saham berikut cetak penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu PT Mitra Investindo Tbk (MITI) naik 34,74% menjadi Rp 256, PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK) naik 33,96% menjadi Rp 71, dan saham PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) juga nyaris ARA dengan kenaikan 34,31% menjadi Rp 184.
Baca Juga
Cerita Petinggi Djarum hingga Bos GoTo, 'Keroyokan' Bangun Kampus Paramadina
ARA juga melanda saham PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR) naik 25% menjadi Rp 410, PT Pradiksi Gunatama TBk (PGUN) melesat 24,92% menjadi Rp 1.980, PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) sebanyak 24,84% menjadi Rp 1.005, dan PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) menguat 24,80% menjadi Rp 1.560.
Sebaliknya penurunan dalam melanda saham JECC dengan pelemahan 14,91% menjadi Rp 1.370, RELI melemah 9,32% menjadi Rp 730, DEFI turun 9,40% menjadi Rp 530, LAPD turun 9,09% menjadi Rp 90, FITT turun 8,29% menjadi Rp 332, dan KRYA melemah 7,69% menjadi Rp 216.
Kemarin, IHSG ditutup melemah 21,15 poin (0,27%) menjadi 7.905, meski demikian investor asing justru membukukan pembelian bersih (net buy) saham jumbo mencapai Rp 2,37 triliun, terbesar AMMN Rp 2,29 triliun, CUAN Rp 708,72 miliar, dan MDKA Rp 433,72 miliar.

