IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidasi, Tiga Saham Dipimpin RAJA Layak Dipantau
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (27/8/2025), masih bergerak konsolidasi dengan rentang pergerakan 7.802-8.000. Saham INTP, RAJA, dan WIFI dijagokan dengan rekomendasi beli.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa saat ini IHSG diperkirakan bergerak konsolidatif dengan rentang menuju resistance 8.000. Pergerakan indeks juga dipengaruhi potensi penurunan suku bunga The Fed serta effective date rebalancing indeks MSCI hari ini.
Baca Juga
Laju indeks juga akan diengaruhi pergerakan bursa dunia, sepeprti penguatan Dow Jones sebanyak 0,30% semalam. Begitu juga dengan indeks S&P500 menguat 0,41% dan Nasdaq mengaut 0,44%.
Ditengah potensi pergerakan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham INTP dengan target harga Rp 7.200-7.475, RAJA dengan target harga Rp 2.980-3.200, dan WIFI dengan target harga Rp 3.200-3.400. Sebaliknya saham ERAA direkomendasikan jual.
Baca Juga
Analis Sebut Emiten Tambang Beri Dampak Signifikan ke Penerimaan Negara
IHSG kemarin ditutup berbalik melemah 21,15 poin (0,27%) menjadi 7.905, meski demikian investor asing justru membukukan pembelian bersih (net buy) saham jumbo mencapai Rp 2,37 triliun, terbesar AMMN Rp 2,29 triliun, CUAN Rp 708,72 miliar, dan MDKA Rp 433,72 miliar.
Penurunan tersebut pelemahan saham sektor material dasar 1,43%, sektor properti melemah 1,38%, sektor konsumer pimer turun 0,69%, sekto konsumer non pimer turun 0,61%, dan sektor infrastruktur melemah 0,48%. Sebaliknya pengautan melanda saham sektor energi, industi, kesehatan, dan teknologi.
Meski IHSG melemah, sejumlah saham torehkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), seperti DFAM naik 34,38% menjadi Rp 86, JARR naik 24,77% menjadi Rp 1.335, dan OASA naik 24,27% menjadi Rp 256.

