Net Buy Berlanjut Rp 731,60 Miliar, Pemodal Asing Memborong Saham BBRI hingga AMMN
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing kembali mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 731,60 miliar di seluruh pasar, seiring dengan kenaikan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (25/8/2025), sebanyak 68,06 poin (0,87%) menjadi 7.926,91.
Net buy terbanyak melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 474,72 miliar, PT Bank Victoria International Tbk (BVIC) mencapai Rp 332,45 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 157,76 miliar, PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) Rp 95,43 miliar, dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 92,37 miliar.
Baca Juga
Saat Harga Naik, Pengendali Buang 3,21% Saham Maharaksa Biru (OASA)
Sebaliknya lima saham dengan catatkan penjualan bersih (net sell) terbanyak melanda saham PT Victoria Investama Tbk (VICO) Rp 362,75 miliar, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp 113,62 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 91,04 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 81,61 miliar, dan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Rp 78,63 miliar.
Terkait penguatan indeks hari ini ditopang kenaikan hampir seluruh sektor saham, kecuali saham sektor konsumer non primer dengan penurunan 0,23% dan sektor kesehatan 0,40%. Sebaliknya kenaikan tertinggi melanda saham sektor properti 3,65%, sektor infrastruktur 2,61%, sektor konsumer primer 1,08%, sektor material dasar 0,70%, dan sektor energi 0,51%.
Saat indeks, sejumlah saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) melesat 34,92% menjadi Rp 85 dan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) menjadi 34,34% menjadi Rp 133.
Baca Juga
Anggaran Infrastruktur Era Prabowo Diproyeksikan Turun Jauh Dibanding Era Jokowi
ARA juga melanda saham PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM) naik 25% menjadi Rp 310, PT Jembo Cable Company Tbk (JECC) melesat 24,88% menjadi Rp 1.330, PT Relaince Sekuritas Indonesia Tbk (RELI) naik 24,77% menjadi Rp 680, dan PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) menguat Rp 24,61% 2.380.
Sebaliknya penurunan dalam melanda saham MFIN sebanyak 14,73% menjadi Rp 1.360, POLU turun 11,03% menjadi Rp 6.250, BMAS melemah 10% menjadi Rp 585, DEFI melemah 9,72% menjadi Rp 650, KARW melemah 9,64% menjadi Rp 750, dan LINK melemah 9,73% menjadi Rp 3.060.
IHSG sepanjang pekan lalu ditutup melemah sebanyak 39,52 poin (0,50%) menjadi 7.858,85. Sebaliknya pemodal asing jusrtru agresif memborong saham dengan nilai net buy mencapai Rp 2,73 triliun. Penurunan dipicu atas kejatuhan lima saham big cap pekan ini, seperti DSSA melemah 14,88%, DCII turun 5,53%, BBCA terkoreksi sebanyak 2,87%, TPIA melemah 4,62%, dan BREN turun lebih dari 2,57%.
Penurunan tersebut juga dipengaruhi atas penurunan sejumlah sektor utama indeks pekan inii, seperti sektor infrastruktur turun 1,79%, sektor energi melemah 1,04%. Sebaliknya sektor saham dengan kenaikan paling pesat adalah industry menguat 4,68% dan transportasi naik 3,85%.

