Saat Harga Naik, Pengendali Buang 3,21% Saham Maharaksa Biru (OASA)
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Pengendali sekaligus direktur utama, Bobby Gafur Sulistyo Umar, kembali menjual sebagai saham miliknya di PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA). Penjualan tersebut bertujuan sebagai investasi yang berdampak terhadap penurunan jumlah saham yang dikendalikannya.
Corsec OASA Chandra Devikemalawaty mengatakan, Bobby Gafur menjual sebanyak 203,53 juta atau 3,21% saham OASA dengan harga pelaksanaan Rp 160 per saham pada 22 Agustus 2025, sehingga total dana yang diraup mencapai Rp 40,70 miliar.
Baca Juga
“Penjualan saham ini bertujuan sebagai investasi dengan status kepemilikan langsung,” tulis penguman resmi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (25/8/2025). Seusai penjualan tersebut, total saham OASA yang dikempit Bobby Gafur berkurang dari semula 44,13% menjadi 40,92% saham.
Bobby Gafur
Berdasarkan data registrasi pemegang saham, mantan direktur utama PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) tersebut telah membuang sebanyak 7,72% saham sepanjang year to date (ytd) 2025. Aksi penjualan ini menjadikan total saham yang dikuasainya berkurang dari posisi akhir 2024 mencapai 48,64% menjadi tersisa 40,92% saham.
Terkait kinerja keuangan, OASA mencatatkan penurunan pendapatan bersih menjadi Rp 24,50 miliar pada semester I-2025, dibandingkan periode sama tahun sebelumny Rp 39,92 miliar. Laba ktoro juga turun drastic dari Rp 20,29 miliar menjadi Rp 3,62 miliar.
Baca Juga
Laut Biru Buang 21,28% Saham WIR Asia (WIRG) hingga Status Pengendali Hilang
Penurunan tersebut membuat OASA cetak rugi bersih senilai Rp 16,51 miliar hingga Juli 2025, dibandingkan periode sama tahun lalu dengan laba periode berjalan Rp 795,66 miliar. Kas dan setara kas akhir periode juga turun drastic dari Rp 2,33 miliar menjadi Rp 842,07 juta.
Adapun performa saham OASA justru cetak penguatan sebanyak 44,06% menjadi Rp 206 sepanjang ytd. Penguatan tersebut lebih tinggi, dibandingkan dengan kenaikan indeks harga saham gabungan (IHSG) BEI untuk waktu yang sama.

