Pemodal Asing Net Buy Rp 593,64 Miliar, Saham Bank Papan Atas BBRI, BBCA, BMRI, hingga BBNI Diburu
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing melanjutkan aksi pemebelian bersih (net buy) saham bernilai Rp 593,64 miliar di seluruh pasar. Saham bank diburu setelah dalam beberapa pekan terakhir dilanda aski jual.
Aksi beli tersebut berbanding terbalik dengan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (4/3/2025), yang ditutup berbalik terkoreksi tajam sebanyak 139,26 poin (2,14%) menjadi 6.380,40.
Net buy terbanyak melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 175,95 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 161,39 miliar, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) Rp 88,68 miliar, PT Bank MandiriT bk (BMRI) Rp 79,96 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 65,68 miliar.
Baca Juga
OJK Minta Perbankan Blokir 8.618 Rekening Terkait Judi Online
Sebaliknya lima saham dengan torehkan penjualan bersih (net sell) terbanyak melanda saham berikut, yaitu saham PT Petrosea Tbk (PTRO) senilai Rp 53,23 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 52,12 miliar, PT Barito Renewables Energy TbK (BREN) Rp 44,88 miliar, PT Nusantara Sawit Tbk (NSSS) Rp 41,24 miliar, dan PT Indah Kiat Pupl & Paper Tbk (INKP).
Pelemahan indeks hari ini dipicu atas kejatuhan seluruh sektor saham, seperti saham sektor energi 4,65%, sektor material dasar 4,87%, sektor consumer primer 3,88%, sektor teknologi 2,54%, sektor infrastruktur 1,95%, dan sektor industry 1,32%.
Sedangkan faktor utama penekan indeks berasal dari kejatuhan saham-saham big cap, khususnya saham emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu, seperti saham BREN, TPIA, CUAN, dan PTRO. Penurunan dalam juga disumbangkan saham emiten yang dikendalikan Happy Hapsoro, yaitu RAJA dan RATU. Penurunan juga dipicu kejatuhan saham AMMN mencapai 11,76% menjadi Rp 6.000. Kejatuhan saham emiten grup Pantai Indah Kapuk (PIK), yaitu PANI dan CBDK.
Baca Juga
Meski IHSG terpangkas lebih dari 2%, auto reject atas (ARA) melanda saham PT Pradisi Gunatama Tbk (PGUN) sebanyak 24,80% menjadi Rp 780 dan PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) naik 24,69% menjadi Rp 1.515.
Kenaikan juga melanda saham PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) naik 7,58% menjadi Rp 284, PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) menguat 11,85% menjadi Rp 472, dan PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) naik 9,52% menjadi Rp 2.070.
IHSG kemarin ditutup melesat sebanyak 249,06 poin (3,97%) menjadi 6.519 dengan pPemodal asing mulai merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham di pasar regular mencapai Rp 170 miliar kemarin dipicu aksi net buy saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 127,74 miliar dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 86,56 miliar.
Kenaikan ini ditopang penguatan seluruh sektor saham, yaitu saham saham sektor material dasar 4,12%, sektor keuangan 3,46%%, sektor consumer non primer 2,92%, sektor industry 2,70%, sektor energi 2,46%, sektor property 2,62%, dan sektor infrastruktur 3,35%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor kesehatan.

