Gelontorkan Dana Segini, Perusahaan Affiliasi Hashim Ini kembali Tambah Saham di Surge (WIFI)
JAKARTA, investortrust.id – Hashim Djodjohadikusumo melalui perusahaan yang dikendalikannya PT Investasi Sukses Bersama (ISB) kembali menabah kepemilikan saham di PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge. ISB menggelontorkan dana senilai Rp 32,21 miliar untuk memborong 0,2% saham WIFI dari pasar.
Manajemen WIFI dalam pengumuman resminya menyebutkan bahwa ISB membeli sebanyak 10,73 juta saham WIFI dengan harga pelaksanaan Rp 3.000 per saham pada 19 Agustus 2025. Harga pembelian tersebut di atas rentang harga kemarin level Rp 2.660-2.810.
Baca Juga
Surge (WIFI) Ikut Lelang Frekuensi 1,4 GHz Lewat Anak Usaha, Bersaing dengan DSSA
Pembelian tersebut menjadikan total saham WIFI yang dikendalikan ISB bertambah dari semula 54,22% menjadi 54,42%. Pembelian tersebut bertujuan untuk menambah portofolio efek WIFI yang dimiliki ISB.
Sebelumnya, ISB telah memborong sebanyak 30,09 juta atau 0,57% saham WIFI dengan harga pelaksanaan Rp 2.880, sehingga nilai transaksinya mencapai Rp 86,67 miliar, pada 8 Agustus 2025.Tujuan transaksi sama untuk penambahan portofolio efek dengan status kepemilikan langsung.
Berdasarkan data, Hashim merupakan pengendali PT Asrari Sentra Data (ASD) yang menguasai sebanyak 45% saham PT Investasi Sukses Bersama (ISB). Sedangkan ISB sendiri kini menguasai sebanyak 54,22% saham WIFI.Sebelumnya, WIFI menmgumumkan perseroan melalui anak usahanya PT Jaringan Infra Andalan (JIA) menuntaskan akuisisi PT Investasi Jaringan Nusantara (IJN). Transaki bernilai Rp 599,99 juta bertujuan untuk perluasan dan ekspansi grup perseroan ke depan.
Baca Juga
Direktur Surge Shannedy Ong mengatakan dalam penjelasan resminya kemarin di Bursa Efek Indonesia (BEI) bahwa pembelian tersebut didasarkan perjanjian jual beli saham yang ditandatangani pada 4 Agustus dan 5 Agustus. Pemegang saham IJN mengalihkan shamnya kepada JIA. “Transaksi tersebut akan menunjang perluasan dan ekspansi grup perseroan ke depan,” tulisnya.
Hingga semester I-2025, Surge, emiten yang dikendalikan Hashim Djojohadikusumo, membukukan kinerja luar biasa dengan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih masing-masing 66,2% dan 153,6%. Dorongan utama berasal dari pertumbuhan pelanggan internet tetap (FTTH) dan peningkatan signifikan pendapatan segmen periklanan.
Laba bersih meningkat sebanyak 153,6% menjadi Rp 228 miliar pada semester I-2025, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 90 miliar. Pendapatan perseroan juga melambung dari Rp 309 miliar menjadi Rp 513 miliar serta EBITDA melesat dari Rp 206 miliar menjadi Rp 399 miliar.

