IHSG Dibuka Rebound 0,51%, Saham RELI hingga CDIA Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (5/8/2025), dibuka menguat 38,06 poin (0,51%) menjadi 7.504. Penguatan tersebut didorong kenaikan mayoritas sektor saham.
Penguatan didukung kenaikan saham sektor material dasar, energi, konsumer non primer, infrastruktur, teknologi, property, keuangan, dan industry. Penguatan juga didukung kebangkitan saham big cap, seperti PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA).
Baca Juga
Pendapatan Segmen Energi Hijau Melesat 440%, Analis Sebut Transformasi TOBA Berada di Jalur Tepat
Saham denganpenguatan paling pesat datang dari saham PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI) naik 24,58% menjadi Rp 735, PT Paperocks Indonesia Tbk (PPRI) naik 19,35% menjadi Rp 224, dan PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) naik 17,24% menjadi Rp 69.
Kemarin, IHSG ditutup anjlok sebanyak 73,13 poin (0,97%) menjadi 7.464,64 dengan investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,01 triliun. Penyumbang utama net sell berasal dari saham AMMN Rp 226,48 miliar, BBRI Rp 212,80 miliar, dan BMRI Rp 158,26 miliar.
Baca Juga
Meski Laba Kuartal II Turun, Saham Bumi Minerals (BRMS) Tetap Menarik Ditopang Ini
Penurunan IHSG kemarin dipicu kejatuhan sejumlah saham big cap yang didominasi emiten Prajogo Pangestu, seperti BREN anjlok 7,69% menjadi Rp 7.200, TPIA turun 4,17% menjadi Rp 9.200, dan BRPT melemah 4,46% menjadi Rp 2.570. Penurunan juga dipicu kejatuhan saham AMMN sebanyak 14,75% menjadi Rp 7.225 dan SMMA turun 4,23% menjadi Rp 14.725.
Meski IHSG ditutup anjlok, empat saham berhasil catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PPRI naik 34,78% menjadi Rp 186, DKHH naik 33,87% menjadi Rp 83, AGAR menguat 25% menjadi Rp 280, KEJU naik 24,63% menjadi Rp 835. Meski tak ARA, saham OASA juga melesat 29,25% menjadi Rp 190.

