IHSG Sepekan: Turun Tipis hinggga Investor Asing Obral Saham BBCA dan BMRI
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) catatkan penurunan tipis 5,73 poin (0,08%) menjadi 7.537 dalam sepekan ini, meski demikian indeks sempat mencapai rekor tertinggi dalam sembilan bulan terakhir level 7.680. Penurunan indeks pekan ini dipicu atas koreksi saham big bank.
Data BEI menyebutkan bahwa penurunan tersebut dipicu atas penurunan sebanyak 348 saham. Sisanya sebanyak 213 saham ditutup stagnan dan hanya 395 saham yang berhasil menguat. Bahkan, sebanyak 218 saham mencatatkan penurunan lebih dari 14% dalam sepekan terakhir.
Baca Juga
Wall Street Ambles Dipicu Data Tenaga Kerja AS dan Tarif Trump, Dow Anjlok Hampir 550 Poin
Sedangkan sektor penyumbang terbesar terhadap penurunan indeks tersebut datang dari saham emiten keuangan 4,70% serta kejatuhan saham sektor transportasi dan logistic 1,44%. Sektor lainnya justru berhasil cetak penguatan ditopang sektor teknologi dengan kenaikan 4,99% dan sektor konsumer primer.
Lima saham penyumbang terbesar terhadap penurunan IHSG pekan ini datang dari saham SMMA dengan penurunan sebanyak 32,27% menjadi Rp 15.375, BBRI turun 3,61% menjadi Rp 3.740, BMRI melemah 3,41% menjadi Rp 4.530, BBCA melemah 1,78% menjadi Rp 8.300, dan BYAN terkoreksi sebanyak menjadi Rp 18.600.
Dibandingkan dengan bursa saham ASEAN, penurunan IHSG BEI sebanyak 0,08% tertolong rendah. Indeks Strait Times Singapura melemah sebanyak 2,52% pekan ini, indeks VN Vietnam turun sebanyak 1,87%, PSEi Indeks Filipina melemah 1,67%. Sedangkan satu-satunya bursa saham dengan penguatan adalah Thailand sebanyak 0,10%. Penurunan indeks juga sejalan dengan kejatuhan mayorita indeks saham di Asia Pasifik.
Net Sell Saham
Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 2,34 triliun sepanjang pekan ini. Nilai penjualan tersebut lebih besar, dibandingkan pekan sebelumnya dengan net sell hanya Rp 134,79 miliar. Berlanjutnya net sell tersebut menjadikan total penjualan bersih saham di BEI sepanjang year to date (ytd) meningkat menjadi Rp 61,98 triliun.
Saham penyumbang net sell terbesar pekan ini datang dari saham bank besar, yaitu net sell saham BBCA mencapai Rp 2,09 triliun, BMRI senilai Rp 1,08 triliun, BRPT mencapai Rp 304,39 miliar, ICBP senilai Rp 147,94 miliar, dan AADI mencapai Rp 140,94 miliar.
Sebaliknya lima saham dengan torehan pembelian bersih (net buy) terbesar dalam sepakan ini dibukukan saham TLKM Rp 386,19 miliar, ASII senilai Rp 372,58 miliar, GOTO mencapai Rp 332,20 miliar, MBMA mencapai Rp 176,21 miliar, dan BREN senilai Rp 141,91 miliar.
Data

