Siapkan Dana Rp 2 Triliun, Unilever (UNVR) akan Buy Back Saham
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) merancang pembelian kembali (buy back) saham dalam kondisi pasar berfluktuasi dengan anggaran dana Rp 2 triliun. Buy back akan digelar selama tiga bulan terhitung mulai 31 Juli 2025.
Manajemen UNVR dalam penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (31/7/2025) menyebutkan bahwa buy back saham tidak akan mengakibatkan penurunan pendapatan UNVR dan tidak berdampak signifikan atas pembiayaan perseroan. Pendanaan buy back bersal dari kas internal atau bukan pinjaman.
Baca Juga
Unsuspensi Saham NRCA dan BUVA, Penguatan bakal Tetap Melesat?
“Perseroan juga meyakini buy back tersebut tidak berdampak material terhadap kegiatan usaha, kinerja keuangan, posisi permodalan dan likuiditas. Perseroan memiliki posisi likuiditas dan arus kas yang memadai untuk menjalankan kegiatan operasional,” tulis penjelasan resminya.
Sementara itu, kinerja keuangan UNVR per semester I-2025 mengungkap penurunan laba bersih menjadi Rp 2,15 triliun hingga semester I-2025, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 2,46 triliun. Penjualan bersih turun dari Rp 19,04 triliun menjadi Rp 18,20 triliun. Laba usaha juga melemah dari Rp 3,19 triliun menjadi Rp 2,89 triliun.
Baca Juga
Laba Unilever (UNVR) kembali Tergerus di Semester I-2025, Nilainya Jadi Segini
Sejalan dengan penurunan tersebut laba bersih terkoreksi dari Rp 2,46 triliun menjadi Rp 2,15 triliun. Penurunan tersebut juga dipicu lompatan biaya keuangan dari Rp 33,71 miliar menjadi Rp 77,47 miliar. Alhasil laba per saham dasar tergerus dari Rp 65 menjadi Rp 57.

