Laba Bersih Autopedia Sukses (ASLC) Tergerus 23,8%, Meski Pendapatan Naik
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Laba bersih PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) tergerus 23,8% (yoy) menjadi Rp 18,56 miliar pada semester I-2025. Sedangkan di periode sama tahun lalu, perseroan membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 24,36 miliar.
Penurunan itu tidak sejalan dengan jumlah pendapatan perseroan yang justru naik 17,1% (yoy) menjadi Rp 447,1 miliar dari Rp 381,8 miliar pada semester I-2024.
Dari seluruh pendapatan ASLC tersebut, penjualan retail mobil bekas melalui Caroline.id merupakan unit bisnis yang memberi kontribusi paling besar dengan total nilai Rp 313,4 miliar. Sepanjang kuartal II-2025, Caroline.id menyumbang hingga 70% dari seluruh pendapatan perseroan.
Baca Juga
Meski Ekspansif, Autopedia Lestari (ASLC) Bagikan Dividen 25% dari Laba 2024
“Upaya manajemen memperkuat dan mempercepat digitalisasi unit bisnis Caroline.id melalui integrasi layanan Online-to-Offline (O2O) yang mempermudah konsumen dalam membeli mobil bekas secara aman dan transparan, terbukti mampu membantu meningkatkan pendapatan di kuartal II-2025,” menurut Presiden Direktur Autopedia Sukses Lestari Jany Candra, Selasa (29/7/2025).
Di sisi lain, lini bisnis lelang melalui JBA menunjukkan performa yang dominan. Pada paruh pertama tahun ini, JBA mencatat pertumbuhan pendapatan sekitar 3,3% (yoy), didorong peningkatan volume kendaraan yang dilelang sebesar 2,8% dibandingkan tahun sebelumnya.
“Dengan dukungan infrastruktur, jaringan, dan ekosistem yang kuat, JBA berhasil mengukuhkan posisinya sebagai pemain utama di bisnis balai lelang, dengan menguasai sekitar 40% dari pangsa pasar,” klaim manajemen.
Sedangkan bisnis pegadaian oleh MotoGadai yang baru dirintis tahun lalu, telah menghasilkan pendapatan Rp 3,6 miliar sepanjang Januari-Juni 2025. Akselerasi digital Caroline.id juga juga dinilai mencerminkan komitmen perseroan untuk mendorong efisiensi, transparansi, dan kepercayaan dalam pasar mobil bekas di Indonesia. Hal ini menggabungkan kemudahan digital dan kepercayaan dari layanan fisik.
Baca Juga
Layanan tersebut, dapat memudahkan konsumen untuk mencari mobil secara online, sekaligus memastikan kualitasnya secara langsung sebelum membeli.
Jany menegaskan, layanan O2O telah menjadi keunggulan ASLC dibanding kompetitor. Bahkan per 1 Agustus perseroan akan meluncurkan layanan baru, yakni ‘Titip Jual’ bagi pemilik mobil premium yang memungkinkan mereka, memperoleh alternatif penawaran melalui platform digital Caroline.id. “Titip Jual hadir sebagai jawaban atas kebutuhan pemilik mobil premium yang ingin tetap mengontrol harga jual kendaraannya, tetapi tidak mau direpotkan proses penjualan sendiri,” jelasnya.
Memperhatikan pertumbuhan kinerja Caroline.id yang solid dan berkesinambungan, perseroan bertekad melanjutkan ekspansi. Guna meningkatkan jangkauan pasar, Autopedia Sukses Lestari akan membangun simpul-simpul baru jaringan showroom Caroline.id di area strategis wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat.
Tahun ini, ASLC menargetkan pembukaan empat showroom Caroline.id baru. Dari target tersebut, dua showroom telah berhasil dioperasikan, yakni Caroline.id Cibubur yang telah melayani pelanggan sejak April 2025, dan Caroline.id Pasir Kaliki, Bandung, yang mulai beroperasi pada Juni 2025. Showroom Pasir Kaliki ini merupakan showroom Caroline.id keempat di area Bandung.

