Semester I-2025, Laba Bersih Dharma Polimetal (DRMA) Tumbuh 1,4%
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Emiten manufaktur komponen otomotif, PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) membukukan laba bersih Rp 245 miliar atau tumbuh 1,4% (yoy) pada semester I-2025. Hasil ini diiringi kenaikan penjualan 8,6% (yoy) menjadi Rp 2,7 triliun di paruh pertama tahun ini.
Direktur Utama Dharma Polimetal Irianto Santoso memandang, dinamika geopolitik global telah memengaruhi kondisi ekonomi dunia secara keseluruhan dan turut berdampak pada industri otomotif di Indonesia. “Kami bersyukur dalam situasi yang demikian, perusahaan mampu mencatatkan pertumbuhan positif baik di sisi penjualan, maupun laba bersih,” ujar Santoso dalam keterangan yang dibagikan pada Senin (28/7/2025).
Baca Juga
Manajemen menjelaskan, penjualan di segmen roda dua dan ekspor menjadi penyokong kuat keberhasilan mereka mengatasi situasi sulit yang sedang dihadapi industri otomotif Tanah Air.
Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan kendaraan roda dua hingga Juni 2025 terkoreksi 0,34% atau mencapai 3,1 juta unit.
Meski penjualan nasional menurun, perusahaan mampu membukukan penjualan sepeda motor sebesar Rp 1,7 triliun, tumbuh 14% (yoy). Dengan hasil tersebut, kontribusi segmen roda dua perseroan mencapai 63% dari total penjualan.
Baca Juga
Hadirkan Inovasi EV di GIIAS 2025, Dharma Polimetal (DRMA) Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik
Melihat industri mobil yang masih lesu di dalam negeri, manajemen terus membangun dan mengembangkan ekosistem kendaraan listrik, sebagai rencana strategis dalam diversifikasi produk-produk perseroan. Dharma Polimetal telah dan sedang terus mengembangkan unit bisnis Dharma Connect (DC) sebagai ekosistem komponen kendaraan listrik kolaboratif yang lengkap.
Dharma Connect terbagi dalam lima segmen, yaitu DC Battery untuk battery pack, battery energy storage system & Auxiliary Battery; DC Power menangani slow & fast charging station; DC Motor meliputi BLDC Hub & Mid Drive Motor; DC Solar; dan DC Cross untuk kendaraan roda dua dan empat yang dikonversi ke EV.
Baca Juga
Dharma Polimetal (DRMA) Bidik Pertumbuhan Penjualan 10% Tahun 2025, Diversifikan Ini Jadi Penopang
Dalam gelaran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, perseroan memamerkan produk terbarunya, yaitu aki lithium atau DC Battery Lithium 12V, serta konversi motor listrik. “DC Battery Lithium 12V merupakan alternatif aki yang jauh lebih ringan dan tahan lama dibanding aki konvensional. Produk inovasi perseroan ini patut diunggulkan karena memiliki usia pakai yang lebih panjang, kinerja yang superior, voltase stabil, desain anti bocor, bobot yang ringan, dan ramah lingkungan,” menurut Santoso.
Adapun solusi konversi kendaraan adalah teknologi inovatif yang mampu mengubah kendaraan bertenaga bensin alias ICE (Internal Combustion Engine) menjadi kendaraan listrik. Dalam hal ini, DRMA menawarkan solusi konversi kendaraan ini, pelanggan bisa dengan mudah mengubah sepeda motor konvensional menjadi kendaraan listrik.

