Saat IHSG Melesat Asing Borong Lima Saham Ini
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 49,57 miliar, seiring dengan lompatan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (28/7/2025), sebanyak 71,27 poin (0,94%) menjadi 7.614,77.
Net buy terbanyak melanda saham PT Astra International Tbk (ASII) Rp 159,39 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 139,85 miliar, PT Pertamina Geothermal Tbk (PGEO) Rp 46,12 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 45,86 miliar, dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 43,54 miliar.
Baca Juga
Sebaliknya lima saham dengan penjualan bersih (net sell), yaitu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 170,02 miliar, PT Solusi Sinergi Tbk (WIFI) Rp 154,84 miliar, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp 114,63 miliar, PT Sentul City Tbk (BKSL) Rp 108 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 96,30 miliar.
Penutupan yang lebih rendah tersebut akibat harga saham PT Sinarmas Multiartha Tbk (SMMA) berbalik turun menjadi 5,29% menjadi Rp 21.500, dibandingkan penutupan sesi I cetak auto reject atas (ARA) sebanyak 19,93% menjadi Rp 27.225.
Penguatan tersebut ditopang kenaikan hampir seluruh sektor saham, seperti sektor infrastruktur naik 2,61%, energi naik 2,26%, sektor energi 1,36%, sektor konsumer primer 1,32%, sektor property 1,12%, dan sektor keuangan 0,28%. Sebaliknya penurunan saham sektor kesehatan 0,17%.
Di tengah penguatan indeks sejumlah saham ini catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Ateliers Mecaniques D Indonesie Tbk (AMIN) naik 34,62% menjadi Rp 210 dan PT Xolare RCR Energy TbK (SOLA) naik 34,51% menjadi Rp 152.
ARA juga melanda saham PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY) sebanyak 24,86% menjadi Rp 1.155, PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT) menguat 24,71% menjadi Rp 1.085, dan PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) naik 24,59% menjadi Rp 1.140.
Baca Juga
OJK Catat Kredit Perbankan Tumbuh 7,7% Jadi Rp 8.059,79 Triliun per Juni 2025
Sebaliknya penurunan dalam melanda saham berikut, FUJI turun 14,92% menjadi Rp 422, RGAS melemah 12,21% menjadi Rp 115, saham MERI melemah 10,80% menjadi Rp 314, MEJA turun 10% menjadi Rp 54, dan ASPI naik 10% menjadi Rp 306.
Pekan lalu, IHSG ditutp melesat sebanyak 231,58 poin (3,17%) menjadi 7.543,50. Kenaikan tersebut didukung penguatan pusat saham-saham big cap, yaitu saham DCII melesat 41,52% menjadi Rp 346.725, SMMA naik 43,9% menjadi Rp 22.700, CDIA menguat 70,7% menjadi Rp 1.665, BRPT naik 9,73% menjadi Rp 2.480, dan ASII naik 5,26% menjadi Rp 5.000.
Sedangkan kenaikan indeks dari sisi sectoral ditopang penguatan sektor teknologi sebanyak 14,41%, sektor infrastruktur sebanyak 7,20%, dan sektor industry 6,20%. Sebaliaknya penurunan hanya melanda saham sektor energi 0,45% dan sektor transportasi sebanyak 0,02%.

