IHSG Berpotensi Bergerak Terbatas, Tiga Saham Dipimpin TINS Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (18/12/2025), diprediksi cenderung bergerak terbatas dalam rentang 8.630-8.710. Tiga saham ini direkomendasikan beli TINS, MAPI, dan DEWI.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa peluang pergerakan tersebut dipicu atas akibat keputusan penahanan suku bunga BI 4,75%. Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi aksi tunggu pemodal terhadap beberapa rilis data ekonomi global, seperti Keputusan suku bunga dari BoE dan data inflasi Amerika Serikat.
Baca Juga
Pasar Eropa Mayoritas Menguat, Indeks FTSE 100 Melonjak Setelah Inflasi Inggris Melandai
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi laju bursa saham dunia, seperti penurunan Dow Jones sebanyak 0,47%. Begitu juga dengan indeks S&P500 melemah 1,16% dan Nasdaq melemah sebanyak 1,81%. Pelemahan juga melanda sebagian besar bursa saham Eropa.
Di tengah peluang pelemahan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham TINS dengan target harga Rp 3.570-3.740, MAPI dengan target harga Rp 1.250-1.270, dan DEWI dengan target harga Rp 226-248. Sebaliknya saham PJHB direkomendasikan jual.
Kemarin, IHSG ditutup turun tipis 9,13 poin (0,11%) menjadi 8.677 dengan pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 280,47 miliar. Net buy terbanyak disumbangkan saham CARE Rp 648,76 miliar, IMPC senilai Rp 311,75 miliar, dan FILM mencapai Rp 113,87 miliar.
Baca Juga
RUPSLB BRI Rombak Direksi, Viviana Dyah Ayu Ditunjuk sebagai Wakil Direktur Utama
Meski IHSG turun tipis, beberapa saham ini catatkan keanaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham DPUM naik 34,75% menjadi Rp 190, RMKO naik 25% menjadi Rp 310, PIPA naik 25% menjadi Rp 260, RLCO naik 24,82% menjadi Rp 855, SSTM menguat 24,75% menjadi Rp 2.520.
ARA juga melanda saham SUPA naik 24,41% menjadi Rp 790, KDTN naik 24,71% menjadi Rp 1.060, ESTA naik 24,69% menjadi Rp 404, SUPA naik 24,41% menjadi Rp 790, dan NATO naik 24,41% menjadi Rp 316.

