Gelontorkan Rp 325 Miliar, Delta Giri Wacana (DGWG) Resmikan Pabrik Karbamasi di Serang
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG) resmi membuka pabrik karbamasi di Kawasan Industri Modern Cikande, Serang, Banten, Rabu (16/7/2025). Perusahaan agribisnis terintegrasi ini telah menggelontorkan investasi sekitar US$ 20 juta atau Rp 325,62 miliar berdasarkan kurs jisdor 15 Juli 2025.
“Dengan haru, saya ingin menyampaikan bahwa kami berhasil merampungkan pembangunan gedung pabrik karbamasi tepat waktu, dengan teknologi mutakhir, fasilitas lengkap, kapasitas produksi memadai, serta berkelanjutan,” ujar President Director Delta Giri Wacana David Yaory di Pabrik Karbamasi DGW, Rabu (16/7/2025).
Baca Juga
Pembangunan fasilitas produksi tersebut dimulai sejak November 2023 dengan serapan investasi, antara lain untuk pembangunan fisik, serta pengadaan mesin dan teknologi produksi berstandar tinggi. “Kami membangun fasilitas ini dengan visi jangka panjang tidak hanya untuk melayani pasar dalam negeri, tetapi juga untuk pasar global yang prospektif,” sambung Yaory.
Sehubungan dengan tujuannya untuk memasok pasar domestik maupun ekspor, pabrik yang diresmikan Delta Giri Wacana dilengkapi dengan teknologi terbaru, serta kapasitas produksi yang memadai. Pabrik itu akan memproduksi bahan aktif berbasis karbamat dengan kapasitas awal 2.000 metrik ton per tahun atau sekitar 5.000 metrik ton per tahun jika diformulasikan untuk produk pestisida jadi.
Peresmian tersebut, turut menandai dimulainya kegiatan usaha baru perseroan pada bidang industri bahan aktif agrokimia, khususnya karbamat, yang sebelumnya telah tercantum dalam anggaran dasar perusahaan namun belum dijalankan.
Baca Juga
Delta Giri Wacana (DGWG) Bagikan Dividen Rp 52,94 Miliar dan Jalankan Bidang Usaha Baru
Aktivasi bisnis dimaksud juga telah mendapat persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 23 Juni 2025. Berdasarkan hasil kajian bisnis dan laporan keterbukaan informasi yang telah disampaikan perusahaan, potensi pasar industri bahan aktif pestisida di Indonesia terbilang sangat prospektif.
Konsumsi pestisida nasional mencapai Rp 16,4 triliun dan tumbuh dengan CAGR 10%, yang diproyeksikan mencapai Rp 25,4 triliun pada 2028. Fakta ini menjadi landasan penting manajemen dalam melakukan ekspansi ke sektor manufaktur pestisida hulu.
“Dengan dukungan teknologi modern, tim yang solid, dan pasar yang terus tumbuh, kami optimistis pabrik ini akan menjadi katalisator baru pertumbuhan perusahaan dan sektor pertanian Indonesia,” tegas Yaory.
Baca Juga
Bidik Kenaikan Laba, Delta Giri (DGWG) Tambah Modal Anak Usaha Rp 90,82 Miliar
Pabrik Karbamasi Delta Giri Wacana diresmikan langsung oleh Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil Kementerian Perindustrian Taufik Bawazier dan Gubernur Banten Andra Soni, serta didampingi direksi dan komisaris perseroan.
Pabrik yang berdiri di atas lahan seluas 4,5 hektare ini dirancang sebagai pusat produksi bahan baku pestisida berbasis karbamat. Fasilitas produksi ini sekaligus menjadi bagian dari transformasi strategis perseroan untuk memperkuat posisi di sektor hulu agrokimia nasional.
Pabrik ini menjadi fasilitas produksi ketiga yang dimiliki DGW Group setelah Pabrik Pupuk NPK di Gresik dan Pabrik Formulasi Agrokimia dan Mulsa Plastik yang juga berlokasi di Cikande.

