Investor Semringah, Timah (TINS) Bayar Dividen Rp 474,65 Miliar Hari Ini
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Timah Tbk (TINS) membayar dividen senilai total Rp 474,65 miliar atau Rp 63,73 per saham hari ini Jumat (11/7/2205) kepada seluruh pemegang saham yang tercatat dalam daftar pemegang saham (DPS) dengan recording date 24 Juni 2025.
Corporate Secretary PT Timah Rendi Kurniawan mengatakan, pembagian dividen merupakan bukti perusahaan memperbaiki kinerja dan meningkatkan nilai tambah bagi masyarakat, pemegang saham, dan negara.
Baca Juga
“Pembayaran dividen ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham. Hari ini sesuai jadwal perusahaan akan membayarkan dividen kepada pemegang saham," kata Rendi melalui pesan singkat, Jumat (11/7/2025).
Tahun lalu, perseroan mencetak kinerja positif dengan kenaikan laba bersih 364% (year on year/yoy) menjadi Rp 1,19 triliun dari 2023 yang merugi. Pendapatan emiten pelat merah ini mencapai Rp 10,86 triliun pada 2024 atau naik 29,37% (yoy), didukung peningkatan volume penjualan dan harga jual rata-rata logam timah.
Rendi mengatakan, pertumbuhan tersebut tidak hanya memberikan keuntungan bagi perusahaan, tetapi nilai tambah bagi pemegang saham dengan membayarkan dividen atas kinerja keuangan tahun buku 2024. “Pembayaran dividen menjadi wujud nyata apresiasi perusahaan kepada para investor atas dukungan dan kepercayaannya,” ujar dia.
Baca Juga
MIND ID dan TINS Dorong Hilirisasi Mineral Lewat Proyek 'Rare Earth'
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar 12 Juni 2025, disepakati bahwa TINS membagikan dividen sebesar Rp 474,65 miliar. Jumlah ini setara 40% dari laba bersih 2024 yang sebesar Rp 1,19 triliun. Sedangkan sisa 60% dari laba atau sebesar Rp 711,98 miliar dicatat sebagai saldo laba yang belum dicadangkan.
Manajemen berkomitmen terus memacu kinerja perusahaan agar bisa memberikan nilai tambah yang lebih besar, dengan melakukan peningkatan produktivitas bijih, meningkatkan pengamanan di izin usaha pertambangan (IUP) perusahaan, dan melakukan efisiensi.

