Gegara Crossing Saham Emiten Hary Tanoe, Asing Akhirnya Net Sell Saham Rp 1,22 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing merealisasikan penjualan bersih (net sell) bernilai Rp 1,22 triliun sejalan dengan penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebanyak 0,49% atau turun 34,12 poin ke level 6.881, Rabu (2/7/2025). Indeks bergerak dalam rentang 6.838–6.918, dengan nilai transaksi tercatat hanya Rp 9,11 triliun.
Net sell terbanyak dicatatkan saham emiten property yang dikendalikan Hary Tanoesoedibjo, PT MNC Land Tbk (KPIG), mencapai Rp 921,90 miliar yang dilakukan melalui pasar negosiasi atau crossing.
Baca Juga
PMI Manufaktur Anjlok, Kadin Minta Pemerintah Segera Bertindak
Penjualan bersih selanjutnya dicatatkan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 167,73 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 97,50 miliar, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 82,11 miliar, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp 61,50 miliar.
Sebaliknya pembelian bersih (net buy) dicatatkan lima saham berikut, yaitu saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 132,70 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 131,31 miliar, PT Indosat Tbk (ISAT) Rp 49,14 miliar, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 22,58 miliar, dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 28,45 miliar.
Terkait penurunan IHSG indeks hari ini dipicu koreksi sektor material dasar (-1,74%), energi (-1,34%), teknologi (-1,46%), keuangan (-0,60%), dan properti (-0,70%). Meski demikian, sektor konsumer primer, infrastruktur, dan industri justru menunjukkan performa positif.
Meski IHSG ditutup tergerus, kelima saham berikut justru perkasa dengan kenaikan saham PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) sebanyak 34,01% menjadi Rp 264, PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk (NAIK) menguat 29,05% menjadi Rp 191, PT Mitra Pack Tbk (PTMP) melesat 29,03% menjadi Rp 120, PT Chitose Internasional Tbk (CINT) melesat 24,03% menjadi Rp 191, dan PT Wahana Inti Makmur Tbk (NASI) naik 20,78% menjadi Rp 93.
Baca Juga
BEI Tegaskan Tidak Ada Pelanggaran Hukum Terkait Struktur Kepemilikan Indokripto Koin Semesta (COIN)
Sebaliknya penurunan paling pesat melanda saham COCO melemah 14,84% menjadi Rp 155, NOBU anjlok 14,74% menjadi Rp 665, CSMI melemah 11,11% menjadi Rp 1.600, NICK melemah 10,49% menjadi Rp 1.280, dan PACK anjlok 9,90% menjadi Rp 3.640.
Kemarin, IHSG ditutup tipis sebanyak 12,32 poin (0,18%) menjadi 6.915 dengan penjualan bersih saham oleh pemodal asing mencapai Rp 695,75 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BBRI Rp 200,17 miliar, ANTM Rp 98,38 miliar, dan BBCA Rp 76,77 miliar.
Pelemahan kemarin dipicu atas penurunan saham perbankan. Sektor dengan penurunan paling dalam melanda mayoritas sektor saham, seperti keuangan 0,78%, sektor industry 0,63%, sektor konsumer non primer 0,50%, sektor energi 0,38%, dan sektor property 0,41%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor konsumer primer, sektor material dasar, sektor teknologi.

