IHSG Sesi I Berbalik Anjlok 0,27%, Sebaliknya Sejumlah Saham Ini Melesat
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I, Selasa (1/7/2025), ditutup berbalik arah dengan penurunan sebanyak 18,45 poin (0,27%) menjadi 6.909, meski awal sesi sempat dibuka melesat. Rentang pergerakan 6.899-6.971 dengan nilai transaksi Rp 5,69 triliun.
Penurunan tersebut dipicu atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti sektor industry turun 0,80%, sektor keuangan 0,59%, sektor industry 0,80%, sektor konsumer non primer 0,55%, sektor property 0,57%, dan sektor transportasi 0,97%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor konsumer primer, kesehatan, infrastruktur.
Baca Juga
Indonesia Catat Surplus Perdagangan US$ 4,3 Miliar pada Mei 2025, Berlangsung 61 Bulan Beruntun
Meski IHSG ditutup melemah, sejumlah saham berikut torehkan penguatan harga, yaitu saham PT Sanuhasta Mitra Tbk (MINA) naik 28,05% menjadi Rp 105, PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) naik 19,46% menjadi Rp 178, PT Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE) naik 11,49% menjadi Rp 970, PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU) naik 10% menjadi Rp 990, dan PT Radiant Utama Interinsco Tbk (RUIS) naik 9,74% menjadi Rp 214.
Sebaliknya penurunan melanda saham BPTN sebanyak 13,10% menjadi Rp 2.190, SAFE 12,50% menjadi Rp 210, NIRO melemah 10,37% menjadi Rp 121, ITMA melemah 10,18% menjadi Rp 750, dan PACK melemah 9,82% menjadi Rp 4.040.
Kemarin, IHSG ditutup menguat sebanyak 30,28 poin (0,44%) menjadi 6.927,68 dengan investor asing kembali merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 358,73 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BBRI Rp 496,42 miliar, ICBP sebanyak Rp 101,73 miliar, dan BMRI mencapai Rp 55,70 miliar.
Baca Juga
Mitrabahtera (MBSS) Berpotensi Teknikal Rebound, Harga bisa Balik ke Rp 2.500
Kenaikan indeks kemarin terdorong penguatan mayoritas sektor saham, seperti material dasar melesat 3,33%, sektor energi naik 1,50%, sektor konsumer primer naik 2,16%, sektor konsumer non primer 1,26%, dan sektor infrastruktur naik 1,73%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor keuangan dan teknologi.
Di tengah penguatan tersebut, sejumlah saham dengan lompatan harga pagi ini adalah saham PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN) melesat 24,75% menjadi Rp 2.520, PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) naik 21,14% menjadi Rp 149, PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) naik 18,48% menjadi Rp 500, PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA) naik 17,39% menjadi Rp 108, dan PT Vasland Indonesia Tbk (VAST) naik 15,75% menjadi Rp 147.

