Reliance Sekuritas Rekomendasika Beli 4 Saham, Ada BRPT
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (19/6/2025), diprediksi diprediksi lanjutkan pelemahan dengan rentang pergerakan 6.882-7.032. Saham pilihan ada BRPT, ISAT, BNLI, dan WIIM.
Reliance Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, candle IHSG berbentuk black spinning top, di bawah MA20, indikator Stochastic dead cross. “Dengan demikian, kami proyeksikan hari ini IHSG akan melanjutkan penurunannya dengan saham pilihan hari ini BRPT, ISAT, BNLI, dan WIIM,” tulisnya.
Baca Juga
Chandra Daya (CDIA) Ungkap 4 Pilar Bisnis jelang IPO Saham, Simak Keunggulan Bisnis Setiap Pilar
Pergerakan indeks juga dipengaruhi bursa AS ditutup cenderung stabil. Sentimen datang dari pengumuman suku bunga The Fed yang diputuskan untuk tidak berubah. Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi laju bursa saham Asia yang bervariasi, seperti indeks Nikkei 225 yang melemah -0.08% dan Kospi naik +0.62%.
Terkait saham pilihan, Reliance Sekuritas merekomendasikan beli saham BRPT dengan target harga Rp 1.640, ISAT dengan target harga Rp 2.350, BNLI dengan target harga Rp 2.850, dan WIIM dengan target harga Rp 840.
Kemarin, IHSG ditutup tersungkur sebanyak 139,15 poin (1,96%) ke level terendah baru dalam sebulan terakhir menjadi 6.968. Pemodal asing juga membukukan penjualan bersih (net sell) jumbo mencapai Rp 1,25 triliun terbanyak melanda saham BMRI, ANTM, dan BBRI.
Baca Juga
BEI Buka Kembali Transaksi Saham Wahana Interfood (COCO), Kenaikan Berlanjut?
Penurunan sejalan dengan koreksi seluruh sektor saham, seperti material dasar 3,76%, sektor energy 1,78%, sektor teknologi 2%, sektor tranportasi 3,86%, dan sektor keuangan 1,61%. Penurunan makin dalam setelah sejumlah saham big cap melemah tajam.
Meski IHSG terjungkal, saham ini tetap perkasa, yaitu PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) naik 35% menjadi Rp 81, PT Green Power Group Tbk (LABA) naik 23,93% menjadi Rp 202, PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) naik 21,95% menjadi Rp 100, PT Master Print Tbk (PMTR) naik 14,74% menjadi Rp 179, dan PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) naik 14,65% menjadi Rp 1.800.

