Asing Net Sell Saham Rp 1,25 triliun Saat IHSG Terjun 1,96%, Sejumlah Saham Ini Diobral
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) jumbo mencapai Rp 1,25 triliun, seiring dengan kejatuhan dalam indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (19/6/2025), sebanyak 139,15 poin (1,96%) ke level terendah baru dalam sebulan terakhir menjadi 6.968.
Net sell terbanyak melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 524,71 miliar, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 235,51 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 169,68 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 114,64 miliar, dan PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) Rp 40,52 miliar.
Baca Juga
Faktor Ini Picu IHSG Anjlok hampir 2% Hari Ini, Bagaimana Selanjutnya?
Sebaliknya pembelian bersih (net buy) melanda saham berikut, yaitu PT Pertamina Geothermal Tbk (PGEO) Rp 42,99 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 33,85 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 26,63 miliar, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 24,02 miliar, dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp 21,87 miliar, dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 21,09 miliar.
Terkait koreksi ini dipicu atas Kejatuhan tersebut sejalan dengan penurunan mayoritas saham big cap, seperti saham emiten Prajogo Pangestu TPIA, BREN, dan CUAN turun parah. Begitu juga dengan saham bank besar, seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI. Penurunan lainnya datang dari saham Hapsoro RAJA dan RATU.
Penurunan sejalan dengan koreksi seluruh sektor saham, seperti material dasar 3,76%, sektor energy 1,78%, sektor teknologi 2%, sektor tranportasi 3,86%, dan sektor keuangan 1,61%.
Baca Juga
Raih Kontrak Baru Rp 3,37 triliun hingga Mei 2025, tapi Saham WIKA masih Disuspensi
Meski IHSG terjungkal, saham ini tetap perkasa, yaitu PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) naik 35% menjadi Rp 81, PT Green Power Group Tbk (LABA) naik 23,93% menjadi Rp 202, PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) naik 21,95% menjadi Rp 100, PT Master Print Tbk (PMTR) naik 14,74% menjadi Rp 179, dan PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) naik 14,65% menjadi Rp 1.800.
Sebaliknya penurunan tajam melanda saham OBAT turun 15% menjadi Rp 443, CBUT turun 14,97% menjadi Rp 1.250, MBSS melemah 14,89% menjadi Rp 2.000, IOTF jatuh 14,85% menjadi Rp 172, dan KOPI melemah 13,88% menjadi Rp 422.
Kemarin, IHSG ditutup anjlok sebanyak 48,06 poin (0,67%) menjadi 7.107 dengan investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 649,39 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BBCA dan AMMN.

