IHSG Diprediksi Bergerak Mixed dengan Tiga Saham Layak Direkomendasi Beli Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (18/6/2025), diprediksi bergerak mixed cenderung menguat dengan rentang 7.130-7.254. Tiga saham ini, BRMS, ANTM, dan SSIA, direkomendasikan beli.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa IHSG bergerak dipengaruhi sentimen aksi tunggu investor terhadap rapat dewan gubernur Bank Indonesia dengan ekspektasi penurunan suku bunga. Pergerakan juga akan dipengaruhi potensi mengalirkan dana ke pasar emerging market.
Baca Juga
Laju indeks juga dipengaruhi penurunan bursa saham AS semalam, Dow Jones, S&P500, dan Nasdaq ditutup melemah. Pasar Eropa juga ditutup melemah. Namun demikian, BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan, pemodal diminta tetap waspadai terhadap arah kebijakan The Fed dan perkembangan tensi geopolitik Timur Tengah.
Di tengah potensi pergerakan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham BRMS dengan target harga Rp 478-500, ANTM dengan target harga Rp 3.580-3.730, SSIA dengan target harga Rp 1.345-1.450. Sebaliknya saham UNIQ direkomendasikan jual.
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 38,26 poin (0,54%) menjadi 7.155,85 dengan investor asing berbalik mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham di seluruh pasar mencapai Rp 259,30 miliar. Net buy terbanyak melanda saham ANTM, BBCA, dan AMRT.
Baca Juga
Penguatan itu ditopang kenaikan signifikan tersebut didukung penguatan sejumlah saham kapitalisasi pasar besar (big cap), yaitu saham AMMN naik 7,26% menjadi Rp 8.125, BBCA naik 1,68% menjadi Rp 9.075, TPIA naik 3,28% menjadi Rp 10.225, MLPT naik 10,60% menjadi Rp 36.000, dan BREN naik 1,19% menjadi Rp 6.400.
Secara sektor, penguatan didukung kenaikan saham sektor material dasar 1,67%, sektor consumer primer naik 1,72%, sektor teknologi 1,41%, sektor transportasi naik 2,55%, sektor infrastruktur 0,81%, dan sektor keuangan 0,22%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor energi dan industry.
Adapun saham dengan penguatan tertinggi dicatatkan tiga saham berhasil auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) naik 34,81% menjadi Rp 182, PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO) menguat 34,48% menjadi Rp 195, dan PT Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE) naik 24,66% menjadi Rp 910.

